floating-Demi Investasi 4.983,2...
Demi Investasi 4.983,2 Triliun, Peta Proyek Strategis Disusun
Demi Investasi 4.983,2...
Demi Investasi 4.983,2 Triliun, Peta Proyek Strategis Disusun
Minggu, 05 September 2021 - 07:30 WIB
JAKARTA - Kementerian Investasi /Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan jumlah investasi sejak 2020 hingga tahun 2024 tembus Rp4.983,2 triliun. Untuk itu Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) yang berada di Provinsi Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Proyek Prioritas Strategis untuk Usulan Kegiatan Penyusunan Peta Peluang Investasi Tahun 2021.

Baca juga: Ngeri! Asia Tenggara Bisa Tekor Rp952 Kuadriliun Jika Abaikan Perubahan Iklim

Kemudian pemilihan proyek prioritas dianalisa secara keunggulan kompetitif dan komparatif, untuk selanjutnya disesuaikan dengan arah pembangunan yang akan dikembangkan oleh pemerintah dalam lima tahun ke depan melalui proyek strategis nasional untuk mendukung upaya pemerataan ekonomi yang berdaya saing.

Mengutip akun Instagram resmi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), KEK MBTK merupakan salah satu proyek sektor pengembangan kawasan di Kalimantan, selain proyek Kawasan Industri Ketapang di Kalimantan Barat. Kementerian Investasi/BKPM menyusun Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis sebagai upaya dalam mencapai target investasi pada tahun 2020 hingga 2024 sebesar Rp4.983,2 triliun.

Peta Peluang Investasi diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif dalam bentuk pra-studi kelayakan untuk ditawarkan kepada investor potensi kelayakan suatu proyek.

Sebagaimana diketahui, dengan berlakunya Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi yang disahkan tanggal 4 Mei 2021, Kementerian Investasi/BKPM memandang pentingnya peningkatan dan pemerataan investasi.

Peta Proyek Strategis Peluang Investasi 2021 merupakan desain investasi yang terstruktur dalam bentuk pra studi kelayakan yang dianalisa dari berbagai aspek, infografis, dan informasi proyek berbasis spasial.

Mengutip laman Kementerian Investasi, dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi, maka hambatan dalam berinvestasi harus mampu diatasi dengan baik. Dengan itu maka akan menarik minat dan mempermudah para calon investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Baca juga: Zulkifli Hasan Ungkap Wacana Presiden 3 Periode Pernah Dibahas MPR dan Jokowi

Selain mempermudah para calon investor untuk mengerti mengenai sektor potensial untuk berinvestasi di Indonesia, penyusunan peta proyek strategis peluang investasi ini juga akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Semakin banyak investor yang berinvestasi di Indonesia, maka Indonesia dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, mengembangkan perekonomian daerah, dan meningkatkan devisa negara.
(uka)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini