MAROS -
Pemerintah Kabupaten Maros menunjukkan kepeduliannya kepada veteran perang dengan memberikan bantuan beras dan membenahi Sekretariat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Maros.
Bantuan beras diserahkan secara simbolis oleh Bupati Maros,
AS Chaidir Syam di Sekretariat LVRI Maros di Jalan Bougenville, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Jumat (10/9). Total ada 1,5 ton beras yang siap disalurkan untuk 150 orang veteran.
Baca juga:Gerbong Mutasi Kedua Bergerak, 12 Pejabat Eselon II Maros Bergeser Chaidir menyampaikan, bantuan ini merupakan realisasi dari apa yang dijanjikan saatberkunjung ke Sekretariat LVRI Agustus lalu. Menurutnya, perhatian terhadap veteran harus terus diberikan, termasuk kesejahteraan dan kebutuhan lainnya."Karena saat ini kita hanya menikmati hasil perjuangan mereka dahulu," beber
Chaidir .
Selain memberikan bantuan beras,
Pemkab Maros juga membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di Sekretariat LVRI. "Dulu memang sekretariat ini pernah menikmati air PDAM. Tapi terputus karena tidak mampu membayar rekening tagihannya. Sehingga kini telah disambung kembali dan sepenuhnya menjadi tanggungan pemerintah, termasuk tagihan perbulan," jelas Chaidir.
Penjaga Sekretariat LVRI, Aisya Dg Kebo mengaku telah 10 tahun menjaga sekretariat itu. Ia bersyukur karena baru kali ini ada perhatian yang diberikan, apalagi soal kebutuhan air bersih. Dia mengaku selama ini sangat kesusahan terkait air bersih, padahal sekretariat LVRI itu sangat aktif dan berada tepat di pusat Kota Maros.
Sekarang, ia mengaku bisa bernafas legah karena untuk kebutuhan sehari-hari termasuk berwudu, sudah bisa dilakukan tanpa harus meminta air ke tetangga sebelah.
Baca juga:Chaidir Syam Dukung KPID Sulsel Tingkatkan Kesiapan Sambut Era TV Digital Sementar itu, Ketua LVRI Maros, Hariyanto menyampaikan syukur karena apa yang menjadi masukan para veteran ini bisa langsung direalisasikan Bupati Maros.
"Ini merupakan perhatian yang sangat kami nantikan dari Kepala Daerah. Alhamdulillah Bupati memberikan perhatian terhadap kami," ujarnya.
(luq)