MATARAM - Jajaran
Polresta Mataram terpaksa mengumbar
tembakan peringatan ke udara berkali-kali, demi
memukul mundur massa untuk mengevakuasi pelaku pembunuhan, di Gubuk Mamben, Sekarbela,
Kota Mataram , Selasa dini hari (21/9/2021).
Pelaku sebelumnya sempat
dihakimi massa dan menjadi bulan –bulanan warga sebelum akhirnya diselamatkan polisi.
Aksi warga ini pun sempat diabadikan menggunakan kamera ponsel, dalam video itu terlihat kerumunan warga yang emosi dan marah, terhadap pelaku pembunuhan di Gubuk Mamben, Sekarbela Kota Mataram.
Baca juga: Mataram Gempar, Suami Bunuh Istri Gara-gara Cemburu Ada Pria Lain
Peristiwa pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (21/9/2021). Ratusan warga yang marah dan emosi, mendatangi rumah pelaku dan berusaha menghakimi pelaku.
Anggota kepolisian dari Sektor Pagutan dibantu Polresta Mataram yang datang ke lokasi, berusaha mengevakuasi pelaku dari amukan warga.
“Polisi pun terpaksa mengeluarkan tembakan ke udara berkali–kali untuk menyelamatkan pelaku,” kata Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Kasat Reskrim Polresta Mataram.
Baca juga: Proses Evakuasi Jenazah Suster Gabriela Telan Korban, 1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB Kadek Adi menambahkan, motif penganiayaan pelaku terhadap sepasang suami istri di Gubung Mamben, karena persoalan sepele yaitu masalah sampah.
Dalam kejadian itu, satu orang meninggal dunia yaitu istri korban karena menderita luka tusukan berkali kali dibagian perut. Sementara suami korban hanya menderita luka di bagian lengan.
Polisi langsung melakuan olah tkp untuk mengetahui motiv dan penyebab terjadinya pembunuhan tersebut. Sementara pelaku pembunuhan telah diamankan di Mapolresta Mataram.
(nic)