VANTAA - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu tampil luar biasa di
Piala Sudirman 2021. Pelatih Eng Hian menyebut itu karena keduanya tidak jumawa sebagai juara Olimpiade.
Baca Juga: Teriakan Suporter Indonesia di Dalam Stadion Bakar Semangat Greysia/Apriyani Greysia/Apriyani menyabet medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka menjadi ganda putri pertama yang menyumbangkan emas untuk Indonesia di pesta olahraga terbesar sejagad itu.
Pada Piala Sudirman 2021 di Vantaa, Finlandia, Greysia/Apriyani bermain dengan sangat bagus. Mereka selalu menyumbang poin bagi Ibu Pertiwi di dua laga yang telah mereka mainkan.
Pasangan nomor enam dunia itu berhasil mengalahkan wakil Kanada, Rachel Chan/Catherine Choi. Mereka menang dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-10.
Setelah itu, mereka kembali memberikan poin untuk Tim Merah-Putih saat melawan Denmark. Mereka juga menang dua set langsung dengan skor 21-17 dan 21-9 atas Maiken Fruergaard/Sara Thygesen.
Selain Greysia/Apriyani, duet Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto juga turut menyumbang poin untuk Indonesia. Mereka menang dua set langsung saat diturunkan melawan Rusia, Evgeniya Kosetskaya/Ekaterina Malkova.
Karena itu, jelang perempat final Piala Sudirman 2021, Eng Hian memuji kedua pasangan ganda putri itu, khususnya Greysia/Apriyani. Menurutnya, mereka bisa tampil maksimal karena tidak memikirkan status mereka sebagai juara Olimpiade.
Baca Juga: Anders Antonsen Ungkap Rahasia Sukses Kalahkan Anthony Ginting Pertama Kali "Evaluasi sejauh ini performa kedua pasangan baik. Terutama Greysia/Apriyani tetap membumi. Mereka tidak menganggap dirinya adalah juara Olimpiade. Mereka pun bisa tampil maksimal, setiap dimainkan,” kata Eng Hian dikutip dari rilis resmi PBSI.
(mirz)