floating-Polisi Pukul Mundur...
Polisi Pukul Mundur Tawuran di Makassar Pakai Gas Air Mata, Selengkapnya di Realita
Polisi Pukul Mundur...
Polisi Pukul Mundur Tawuran di Makassar Pakai Gas Air Mata, Selengkapnya di Realita
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 14:53 WIB
MAKASSAR - Tim gabungan kepolisian memukul mundur tawuranwarga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Saat membubarkan tawuran, polisi terpaksa menembakkan gas air mata ke arah warga yang menyerang mereka dengan anak panah busur.

"Tim Penikam Polrestabes Makassar bersama jajaran Polsek Tallo, tim Thunder Polda Sulsel membubarkan perang kelompok di jalan Cambayya dan Sabutung. Pada saat kami melakukan pembubaran kami melakukan penembakan gas air mata karena di lokasi kami mendapat perlawanan dari pelaku," ujar Danru Penikam Polrestabes Makassar, Bripka Amal kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Tawurandua kubu warga antara warga Cambayya dengan warga Sabutung ini terjadi di perbatasan antara wilayah Kecamatan Tallo dan Kecamatan Ujung Tanah.

Di lokasi juga ditemukan beberapa blokade kayu untuk menghalangi polisi yang datang serta ban bekas yang sengaja dibakar oleh warga.

Saksikan selengkapnya kasus tersebut di program Realita Jumat pukul 15.00 WIB bersama Bernadheta Ginting secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Program ini dapat diikuti melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+, unduh segera di Google Play Store dan Apple App Store.

#sindonews #Realita #sindonewscom #BernadhetaGinting #tawuran #Makassar #ujungtanah #tallo
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Mahasiswa UNS Antre...
Mahasiswa UNS Antre Coba Simulasi Reporter Televisi di iNews Campus Connect 2026
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan