KROASIA - Kolaborasi dua raksasa mobil sport dunia,
Bugatti-Rimac akhirnya resmi beroperasi awal November ini. Aktivitas kerja Bugatti-Rimac itu ditandai dengan beroperasinya kantor bersama Bugatti-Rimac di Zagreb, Kroasia.
Aktivitas kerja Bugatti-Rimac tidak serta merta menghapus kegiatan dua merek yang sebelumnya berdiri sendiri, Bugatti dan Rimac. Bugatti tetap berjalan sebagai merek sendiri dan berkantor di markas mereka di Molsheim, Prancis. Begitu juga dengan mobil sport listrik Rimac yang tetap bekerja di Sveta Nedelja, Kroasia.
Hanya saja ada beberapa perubahan besar yang terjadi di struktur organisasi Bugatti. President Bugatti Stephann Winkelmann turun dari jabatannya dan akan kembali fokus mengembangkan bisnis mobil sport lain, Lamborghini. Saat ini Bugatti hanya dipimpin oleh seorang Chief Operating Officer (COO)
Baca juga : Intip Garasi Calon Panglima TNI Jenderal Andika, Mobil yang Sama Pernah Dipromosikan James Bond Di sisi lain Mate Rimac, pendiri dan CEO Rimac Automobili kini menjadi orang nomor satu di perusahan patungan Bugatti-Rimac. Dia juga tetap menjadi CEO
Rimac Automobili . Hal itu terjadi karena Rimac merupakan pemilik saham terbesar Bugatti sebesar 55 persen. Dari kepemilikan itu, Bugatti-Rimac akan jadi induk dari Bugatti dan Rimac Automobili.
Mate Rimac mengatakan baik Bugatti dan Rimac memiliki kelebihan masing-masing. Rimac memiliki operasi kerja yang sangat cepat dan kemampuan elektrifikasi tinggi. Sebaliknya Bugatti memiliki sejarah yang tinggi dan keahlian membuat mobil terbaik.
Baca juga : Cegah Tabrakan, Peneliti Siapkan Teknologi Tembus Pandang Buat Mobil Otonom "Saya merasa terhormat karena ditugaskan memimpun fusi baru ini. Saya yakin ini akan jadi sebuah perjalanan yang menyenangkan, revolusioner dan penuh keberhasilan," ujar Mate Rimac.
"Sangat sulit untuk menemukan pesaing yang setara buat Rimac dan Bugatti," sambungnya lagi.
(wsb)