PANGKEP -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep mendapat penghargaan dari Kementerian keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI).
Piagam penghargaan diserahkan Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther mewakili Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani kepada Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana di Ruang Kerja Bupati Pangkep, Jumat (12/11).
Baca juga:Pemkab Pangkep Akan Susun Kalender Event Wisata Kepala KPPN Makassar I, Toding Luther, mengatakan, sedianya penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Keuangan. Akan tetapi, karena masih pandemi Covid-19, sehingga piagamnya dikirim dan penyerahannya diwakilkan.
Piagam penghargaan ini lanjutnya, diberikan kepada daerah yang telah mendapat
opini wajar tanpa pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut.
Baca juga:Hari Pahlawan, Bupati Pangkep Harap Berantas Kemiskinan dan Kebodohan Plt Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Pangkep, Asri mengatakan,
pemerintah daerah akan terus mempertahankan predikat WTP.
Olehnya itu, berbagai upaya terus dilakukan. Pasalnya, untuk mendapatkan
opini WTP yang dinilai adalah laporan keuangan. Laporan keuangan SKPD/OPD dikonsolidasikan menjadi laporan keuangan daerah.
"Kita lakukan pembinaan, bimtek dan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan daerah. Karena kita tahu, pengelolaan keuangan daerah seringkali berubah regulasinya. Itu yang terus disosialisasikan ke OPD. Khususnya manajemen aset, perlu dilakukan penertiban, pembukuan yang bagus. Itu yang menjadi syarat mendapatkan
WTP ," jelasnya.
Baca juga:MCP Pencegahan Korupsi di Kabupaten Pangkep Capai 53 Persen Pemkab Pangkep telah menerima predikat WTP sebanyak 10 kali. Sembilan kali diraih secara berturut-turut. WTP diraih berturut-turut sejak tahun 2012, hingga tahun 2020.
"Mudah-mudahan tahun 2021 ini, kita bisa raih WTP kembali," katanya lagi.
(luq)