floating-Dirut Garuda Benarkan...
Dirut Garuda Benarkan Ada Rencana Pemindahan Pilot ke Citilink
Dirut Garuda Benarkan...
Dirut Garuda Benarkan Ada Rencana Pemindahan Pilot ke Citilink
Selasa, 16 November 2021 - 13:48 WIB
JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra membenarkan adanya rencana pengalihan sejumlah pilot maskapai tersebut ke PT Citilink Indonesia . Rencana itu tertuang dalam dokumen Minute of Meeting (MoM) Asosiasi Pilot Citilink (Apic).

Namun, saat dikonfirmasi, Irfan enggan merinci lebih jauh rencana pemindahan sejumlah pilot Garuda ke Citilink tersebut. Dia beralasan, saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. "Masih dibahas," ujar Irfan singkat, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Selamatkan Garuda Indonesia Tanpa Rugikan Negara, Erick Thohir: Jangan Cinta Buta

Dari pemberitaan sebelumnya, diketahui pemegang saham dan manajemen menyiapkan berbagai upaya untuk memperbaiki keuangan emiten berkode saham GIAA itu. Salah satunya adalah pengurangan jumlah karyawan melalui program pensiun dini dan program lainnya.

Langkah pengurangan jumlah karyawan Garuda sejalan dengan pemangkasan sejumlah rute penerbangan domestik dan internasional. Untuk rute penerbangan domestik akan berkurang dari 237 rute menjadi 140 rute saja. Hal itu berarti ada 97 rute yang akan ditutup.

Langkah itu juga dibarengi dengan pengembalian sejumlah armada pesawat Garuda Indonesia kepada lessor atau perusahaan penyewa pesawat.

Baca Juga: Pembersih Kaca Burj Khalifa, Bertaruh Nyawa dengan Gaji Rp60 Juta Per Bulan

Namun, saat dikonfirmasi secara terpisah, Asosiasi Pilot Garuda (APG) membantah adanya rencana pemindahan itu. Plt Presiden APG Donny Kusmanagri mengatakan, rencana manajemen itu masuk dalam kerja sama operasional antara kedua maskapai penerbangan pelat merah tersebut.

"Bukan dipindahkan kok, sifatnya semacam kerja sama operasi. Dan sudah beberapa kali pernah dilakukan sebelumnya, baik dari Garuda ke Citilink, atau Citilink ke Garuda," jelasnya.

Dia mencatat, kerja sama itu hanya bersifat sementara karena berdasarkan asas kebutuhan kedua perusahaan. "Ya semacam saling supply pegawai, jika ada kebutuhan atau optimalisasi di suatu divisi, toh ini kan internal Garuda Group. Dan sifatnya sementara, bukan permanen," tutur dia.
(fai)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi