PALANGKARAYA - Pelda Nurkholis, Babinsa Koramil 1016-01 Pahandut, harus berjibaku berenang melintasi
banjir untuk mengevakuasi balita bersama ibunya yang terjebak
banjir setinggi satu meter di rumahnya di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya.
Baca juga: Sumur Resapan Ramai Disorot, Wagub Ariza: Ini Bukan Program Zaman Sekarang Saja Tak hanya itu, dua balita lainnya bersama ibunya juga dievakuasi menggunakan perahu oleh anggota TNI bersama tenaga kesehatan Puskesmas, Masyarakat Peduli Api (MPA), Tagana dan TSAK Kelurahan Petuk Ketimpun, lantaran terjebak
banjir, Kamis (18/11/2021).
Ketiga bayi yang baru berusia tiga bulan, dan enam bulan tersebut, dibawa tim gabungan menggunakan perahu menyusuri
banjir menuju ke Posko
Banjir Kelurahan Patuk Ketimpun, untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Sadis Sisca Yofie yang Pelakunya Minta Grasi Presiden Pelda Nurkholis mengatakan, telah berhasil mengevakuasi tiga bayi bersama ibunya. "Rata-rata anaknya berusia 3-6 bulan, dan dievakuasi ke Posko
Banjir Kelurahan Patuk Ketumpun, agar mendapatkan penanganan medis," tegasnya.
Baca juga: Joget Pamer Uang Tanpa Prokes, Aksi 2 Pegawai Dishub Medan Viral di Medsos Banjir yang menerjang wilayah Kelurahan Petuk Ketimpun, sudah berlangsung hampir sepekan lamanya.
Banjir yang merendam rumah-rumah warga ini, dipicu oleh tingginya intensitas hujan dan meluapnya Sungai Kahayan.
(eyt)