MEDAN - Kota Medan diklaim Wali Kota Medan, Muhammad
Bobby Afif Nasution sudah berstatus PPKM level 1. Hal itu disampaikan usai
Bobby jadi narasumber podcast dengan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemenkominfo, Usman Kansong, di Medan, Minggu (12/11/2021) malam.
Baca juga: Antibodi Ilama Mampu Melawan Varian Baru COVID-19 Pada podcast yang disiarkan melalui media sosial itu,
Bobby banyak bicara soal upaya pencegahan
COVID-19 di Kota Medan. Upaya itu lantas mendapat apresiasi dari Usman Kansong. Sebab dengan upaya yang dilakukan
Bobby, saat ini Kota Medan terus membaik dengan tidak ada kasus baru penderita
COVID-19. Puncaknya, Kota Medan kini didaulat berada pada Level 1 PPKM. Banyak indikator yang akhirnya membuat Kota Medan berstatus PPKM level 1, salah satunya kesuksesan dalam penyelenggaraan
vaksinasi COVID-19. Baca juga: Gunung Awu Naik Status Waspada, Awas Ada Ancaman Bahaya Gas Beracun "Benar Medan baru saja masuk level 1 PPKM. Ada beberapa indikator dan sudah memenuhi syarat. Terutama paling tinggi indikator testing harian kita memenuhi syarat, vaksinasi lansia juga sudah terus dilakukan. Kita komitmen meningkatkan vaksinasi lansia hingga di atas 60 persen," kata
Bobby. Yang menarik adalah cara
Bobby untuk memaksimalkan
vaksinasi COVID-19 untuk lansia. Sebab Lansia diketahui banyak yang mengidap penyakit bawaan atau komorbid.
Bobby tak patah arang. Diperintahkan kepada jajarannya agar vaksinasi lansia bisa lebih massif. Caranya dengan konsep medical tourism.
Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Jalanan Kota Surabaya Kebanjiran "Kita hadir lebih dekat kepada masyarakat untuk vaksin. Misalnya kalau akhir pekan banyak masyarakat berlibur ke hotel-hotel atau tempat wisata, maka di sana kita hadirkan pelayanan
vaksinasi COVID-19. Di situ kita berikan juga vaksin kepada Lansia. Jadi kita benar-benar kejar target agar vaksinasi lansia di atas 60 persen," lanjut
Bobby. "Intinya kita hadir di banyak tempat yang memudahkan masyarakat untuk vaksin. Terutama lansia. Fasilitas untuk vaksin kita perbanyak, kita pantau juga di Peduli Lindungi. Medical tourism hadir di beberapa tempat, itu untuk upaya serius Pemkot Medan tuntaskan kasus
COVID-19, " pungkasnya.
(eyt)