JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang buronan
terduga teroris terkait peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Betul (ada penangkapan)," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (13/12/2021).
Baca juga: Diduga Terlibat Bom Gereja Katedral, 7 Orang Kembali Diamankan di Makassar Aswin mengungkapkan, detasemen berlambang burung hantu itu menangkap satu orang buronan dari peristiwa teror tersebut. Menurut Aswin, terduga teroris yang ditangkap adalah jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Ini DPO Bom Katedral, dari kelompok JAD," ujar Aswin.
Baca juga: Densus 88 Tembak Mati Terduga Teroris Jaringan Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Diketahui, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri sejauh ini melaporkan bahwa sudah menangkap 99 terduga teroris pascakejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Adapun 99 teroris yang ditangkap rinciannya, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap 5 orang; DKI Jakarta 12 orang; Makassar 55 orang; Jawa Timur 5 orang; Jawa Barat 6 orang; Jawa Tengah 6 orang; Bekasi 1orang, DIY 9 orang.
(cip)