floating-Bahayakan Pelayaran,...
Bahayakan Pelayaran, KN. Ular Laut 405 Bakamla Usir Kapal Yunani di Laut Banda
Bahayakan Pelayaran,...
Bahayakan Pelayaran, KN. Ular Laut 405 Bakamla Usir Kapal Yunani di Laut Banda
Rabu, 15 Desember 2021 - 05:33 WIB
JAKARTA - Kapal KN. Ular Laut - 405 Bakamla mengusir kapal tanker MT. Maron Gass Olympias dari perairan Indonesia. Tindakan tegas tersebut dilakukan karena keberadaan kapal berbendera Yunani membahayakan jalur pelayaran pada Selasa 14 Desember 2021.

Kabag Humas Bakamla Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita menjelaskan, insiden pengusiran itu terjadi menjelang dini hari di tengah Laut Banda, tepatnya di sebelah Barat Pulau Buru. Saat itu, KN. Ular Laut - 405 Bakamla mendapati pergerakan janggal dari salah satu kapal tanker. Setelah didekati dan dilakukan komunikasi radio, diketahui bahwa kapal tersebut bernama lambung MT. Maron Gass Olympias dan berbendera Yunani.

Baca juga: China Protes Pengeboran Minyak, DPR Dorong Perkuat Bakamla

”Kapal tersebut berhenti di tengah-tengah jalur lintas kapal, yang tentunya dapat mengganggu keamanan dan keselamatan lalu lintas kapal yang berlayar,” ujarnya, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Kapal Patroli Tercepat di Indonesia Perkuat Bakamla RI Jaga Selat Malaka

Kapten MT. Maron Gass Olympias beralasan kapal berhenti dikarenakan menyesuaikan jadwal ketibaan di pelabuhan tujuan di Australia. ”Namun hal tersebut tidak dapat dimaklumi, karena berpotensi mengganggu ketertiban jalur lintas kapal,” ucapnya.

Menanggapi teguran dari KN. Ular Laut - 405, MT. Maron Gass Olympias langsung merubah haluan ke barat dan meninggalkan Laut Banda menuju Australia.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS