LUWU - Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Aula Pertemuan Kesbang, Rabu (15/12) siang.
Kegiatan ini dibuka Sekda Luwu, H Sulaiman, dihadiri seluruh anggota FKDM dari 22 kecamatan di Kabupaten Luwu. Juga dihadiri, Kasat Reskrim
Polres Luwu , Andi Yusuf, Pasi Intel Kodim, Kasi Intel Kejari Luwu.
Baca juga:Desa di Kabupaten Luwu Raih Penghargaan Desa Informatif Dalam arahannya, Sekda Luwu meminta seluruh anggota FKDM untuk aktif memonitoring situasi di sekitar, dan aktif berkoordinasi atau melaporkan situasi tersebut di Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat maupun dengan pemerintah setempat dan aparat TNI, Polri.
"Terlebih saat ini mendekati perayaan
Natal dan tahun baru. FKDM harus lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gangguan Kamtibmas dan kerawanan konflik. Jika ada orang baru atau aktivitas mencurigakan laporkan ke forum," ujarnya.
Ada beberapa hal yang dititipkan Sekda Luwu agar tidak lepas dari pantauan yakni, terorisme, narkotika, miras, kenakalan remaja, perkelahian antar remaja atau kelompok.
Baca juga:Kepala Kejari Luwu Dorong Budaya Anti Korupsi Jadi Lifestyle "Semua benih-benih persoalan harus dipantau dan segera dilaporkan agar pula sesegera mungkin bisa diatasi, supaya tidak meluas dan terjadi konflik, baru kemudian kita turun," ujarnya.
Usai kegiatan, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Kabupaten Luwu, Tenriawati Andi Syamsuddin mengatakan, dalam pertemuan ini juga dibahas percepatan pelaksanaan vaksin dalam rangka membentuk kekebalan kelompok di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi FKDM, yakni menampung, mengumpulkan informasi potensi kerawanan konflik. Sesuai arahan Pak Sekda dan perwakilan
Polres serta Kodim, agar koordinasi lebih diaktifkan dan melek situasi sekitar," ujarnya.
Baca juga:DPRD Luwu Pantau Kinerja ASN, Minta Pelayanan Ditingkatkan Apa lagi lanjut Tenriawati, jelang
Natal dan perayaan tahun baru, potensi yang bisa menyebabkan munculnya kerawanan konflik bisa lebih besar dibanding hari-hari biasa.
"Selain itu, FKDM juga diminta ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat untuk vaksin, agar target kekebalan kelompok bisa segera terpenuhi di setiap kecamatan di Kabupaten Luwu," kuncinya.
(luq)