floating-Antisipasi Lonjakan,...
Antisipasi Lonjakan, Pemerintah Tambah Tempat Karantina PPLN
Antisipasi Lonjakan,...
Antisipasi Lonjakan, Pemerintah Tambah Tempat Karantina PPLN
Senin, 20 Desember 2021 - 21:14 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan menambah tempat karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang akan datang ke Indonesia. Hal ini dikatakan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Menko Luhut Sebut Masa Karantina Bisa Diperpanjang 14 Hari

Penambahan tempat karantina itu ditujukan, agar tidak terjadi penumpukan mengingat besarnya angka kedatangan dari luar negeri perharinya.

Baca juga: Ribuan WNI Terlantar di Soetta Tunggu Karantina, KKP Bandara: Sudah Kondusif

"Untuk mengantisipasi melonjaknya PPLN yang tiba di Indonesia, Pemerintah juga akan kembali menyiapkan tempat-tempat atau wisma karantina baru untuk menjaga agar kondisi kepulangan mereka tetap kondusif dan sesuai protokol yang ada," ujar Luhut usai jumpa pers, Senin (20/12/2021).

Luhut mengungkapkan jumlah tempat karantina yang ditambah pemerintah ada banyak. Namun ia tidak memberi rinciannya. "Tadi di slide-nya ada tadi sudah dijelaskan ada di Pasar Rumput, ada di mana itu, kalau jumlahnya akan cukup banyak," jelas dia.

Luhut mengimbau masyarakat yang tidak berhak untuk karantina di Wisma Atlet dapat segera ke hotel repatriasi yang sudah disiapkan pemerintah dengan biaya mandiri.

Di sisi lain, Luhut juga mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri untuk hal yang tidak esensial atau tidak penting. Pasalnya, saat ini varian Omicron tengah mengganas.
(maf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
Purbaya Tak Saling Sapa...
Purbaya Tak Saling Sapa dengan Luhut di Sidang Kabinet: Kan Jauh Berapa Kursi
Profil Pendidikan Luhut...
Profil Pendidikan Luhut Binsar Pandjaitan, Sosok Jenderal Lulusan Terbaik Akabri
Luhut Bocorkan Pemerintah...
Luhut Bocorkan Pemerintah Persiapkan Sistem Baru Pendataan Penerima Bansos Berbasis Digital
Luhut Bongkar Banyak...
Luhut Bongkar Banyak Izin UMKM di Bali Justru Diobral ke Perusahaan Asing