JEMBER - Aksi
perampokan menggegerkan warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jumat (7/1/2022). Kawanan perampok menyatroni rumah juragan gabah, lalu melakukan penyekapan dan pengancaman menggunakan sebilah celurit.
Baca juga: Rampas Harta Istri Sendiri, Suami di Riau Ditangkap Polisi Para
perampok juga mengacak-acak rumah korban, lalu membawa kabur perhiasan emas serta sepeda motor korban. Orang tua korban, Sunarti menyebutkan, kawanan
perampok masuk rumah dengan merusak jendela kamar depan.
"Setelah berhasil masuk rumah,
perampoknya langsung mengikat badan saya. Setelah itu, anak-anak saya juga diikat pakai tali rafia. Mereka bawa celurit, dan mengacak-acak rumah," ungkap Sunarti.
Baca juga: Merapi Meletus, Muntahkan Lava Pijar dan Wedus Gembel Pemilik rumah, M. Maskur mengaku, setelah dirinya bersama istri dan orang tuanya diikat, dua pelaku kemudian mengacak-acak kamar berikut isi lemari untuk mencari perhiasan maupun uang. "Satu pelaku mengancam kami pakai celurit," tuturnya.
Para
perampok akhirnya berhasil mengambil uang, perhiasan dan sepeda motor yang di taruh di ruang belakang. Kawanan
perampok kemudian kabur dari pintu belakang. Usai para perampok kabur, tiga korban kemudian membuka ikatan di tangan dan kakinya. Lalu korban melapor ke Polsek Gumukmas.
Baca juga: Dipecat UMY, Mahasiswa Haus Seks yang Perkosa 3 Temannya Ternyata Aktivis Kampus Kapolsek Gumukmas, AKP Subagyo membenarkan aksi
perampokan yang menimpa rumah M. Maskur. "Kami terus menyelidiki kasus
perampokan ini, dengan memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan pengejaran terhadap kawanan
perampok, " tegasnya.
Perampokan ini menurut Subagyo sudah terjadi dua kali di Kecamatan Gumukmas, di awal tahun 2022 ini. Modusnya sama, yakni mencongkel jendela dan menguras isi rumah. Akibat
perampokan ini, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
(eyt)