MALANG -
Arema FC menurunkan skuat yang tidak biasa saat bermain imbang 0-0 melawan
PSIS Semarang dalam laga
Liga 1 2021/2022 , Senin malam (17/1/2022). Ada delapan pemain inti yang absen yang diduga terpapar Covid-19.
Penggawa Singo Edan -julukan Arema FC- yang absen terus bertambah. Di laga melawan PSS Sleman pada Kamis (13/1/2022) misalnya, Singo Edan kehilangan tiga pemain yang absen.
Baca juga: Bukan Lewandowski, Ini Pemain dan Pelatih Terbaik FIFA Pilihan Shin Tae-yong Kemudian selang lima hari berikutnya, saat lawan PSIS pada Senin malam (17/1/2022) ada delapan pemain yang tidak bisa diturunkan.
Bahkan empat pemain asing Arema FC yakni Adilson Maringa, Renshi Yamaguchi, Carlos Fortes, dan Sergio Silva absen di laga melawan PSIS Semarang.
Baca juga: Lewandowski Pemain Terbaik 2021, Kalahkan Messi dan Salah Beberapa nama pemain lokal seperti Muhammad Rafli dan Rizky Dwi, pun absen di laga melawan PSIS Semarang. Desas-desus pun berhembus adanya informasi mengenai hasil tes Covid-19 yang mengindikasikan tidak fitnya para pemain yang absen.
Media Officer Arema FC Sudarmaji menyebut, ada beberapa pemain yang memiliki gejala tidak fit dengan hasil tes Covid-19 yang masih samar-samar. Tes Covid-19 rutin dilakukan punggawa tim Singo Edan sebelum dan setelah pertandingan Liga 1 musim 2021, sebagai persyaratan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di kompetisi.
Kendati demikian, tidak disebutkan secara pasti siapa saja yang terindikasi terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri terpisah dari tim lainnya.
"Memang ada pemain yang hasil tesnya samar, sehingga dilakukan tes berulang - ulang selama lima hari berturut-turut, sambil menunggu hasilnya, kita patuh pada regulasi prokes pada kompetisi ini maka mereka kita inapkan di hotel yang berbeda," ucap Sudarmaji, melalui keterangan tertulis yang diterima MNC Portal pada Selasa (18/1/2022).
Menurutnya, upaya memisahkan para pemain yang terindikasi terpapar Covid-19 sebagai bentuk penerapan dan kepatuhan tim terhadap protokol kesehatan (Prokes), juga sudah dilakukan. Hal ini juga merespon dari hasil tes yang dilakukan secara masif, dan berkala dalam kurun waktu lima hari terakhir sesuai dengan yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Kami sangat patuh dengan regulasi prokes, jika ada pemain yang bergejala, kami langsung lakukan kebijakan mandiri, dengan menempatkan di hotel yang berbeda. Kita sudah melakukan berturut - turut tes selama lima hari terakhir, dan semoga hasilnya baik untuk tim. Mohon doa dan dukungan agar Arema FC bisa tetap berprestasi,” ujarnya.
(sha)