floating-DBD Renggut 2 Nyawa...
DBD Renggut 2 Nyawa di Bangka Selatan, Salah Satunya Anak 12 Tahun
DBD Renggut 2 Nyawa...
DBD Renggut 2 Nyawa di Bangka Selatan, Salah Satunya Anak 12 Tahun
Senin, 21 Februari 2022 - 15:13 WIB
BANGKA SELATAN - Kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) telah merenggut dua nyawa warga Bangka Selatan. Salah satunya adalah anak-anak yang masih berusia 12 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Bangka Selatan, Supriyadi mengatakan, korban merupakan warga Jalan Padang Merdeka Toboali, pasien Klinik Bhakti Timah Toboali.

Baca juga: Kisah Haru Sinta Bocah Tumor Kenakan Baju Polwan Cilik hingga Dijemput Helikopter Polri



Sedangkan satunya lagi adalah warga Jalan Teuku Umar Toboali. Korban meninggal kedua ini berusia 20 tahun yang merupakan pasien RSUD Bangka Selatan. "Bulan ini, dua orang sudah menjadi korban meninggal dunia akibat DBD," katanya, Senin (21/02/2022).

Sejak awal Januari 2022 hingga hari ini Senin (21/02/2022), kata Supri, sudah ada 17 kasus DBD. Pada Januari sebanyak 12 kasus namun tidak ada yang meninggal dunia, sedangkan Februari sebanyak 5 kasus dengan dua orang meninggal dunia.

Tak hanya itu, pada Januari juga terdapat 7 kasus Demam Dengue (DD) dan Februari terdapat 4 kasus DD. "Untuk yang dirawat di faskes akibat DBD maupun DD sementara ini sudah tidak ada lagi. semoga kasus DBD dan DD ini terus berkurang," ucapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3 M Plus terutama saat memasuki pertengahan musim penghujan seperti saat ini.

Adapun 3 M antara lain menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, menimbun barang bekas yang berpotensi menampung air dan menjadi sarang nyamuk.

Sedangkan plusnya antara lain memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, aplikasi kawat kasa pada jendela dan ventilasi, gotong Royong membersihkan lingkungan, memeriksa tempat penampungan air secara rutin.

Selain itu meletakkan pakaian bekas atau kotordalam wadah tertutup, pemberian larvasida pada penampung air yang susah dikuras, membersihkan saluran dan talang air yang tidak lancar dan Menanam tanaman pengusir nyamuk.
(msd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
WHO Umumkan Darurat...
WHO Umumkan Darurat Ebola Global, Kemenkes Pastikan Belum Ada Kasus di Indonesia