floating-Selesai Isolasi Mandiri,...
Selesai Isolasi Mandiri, Exit Test PCR Pasien Covid-19 Cukup 1 Kali
Selesai Isolasi Mandiri,...
Selesai Isolasi Mandiri, Exit Test PCR Pasien Covid-19 Cukup 1 Kali
Rabu, 09 Maret 2022 - 11:26 WIB
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta resmi mengumumkan kelonggaran terkait masyarakat yang terindikasi positif Covid-19 dan perlu melakukan isolasi mandiri . Kabar baik tersebut, pasien cukup dengan hanya melakukan exit test PCR sebanyak satu kali.

"Kementerian Kesehatan telah memperbarui ketentuan Exit Test atau tes untuk menentukan selesainya masa isolasi dengan tes PCR," dikutip MNC Portal Indonesia dalam laman resmi Dinkes DKI, Rabu(9/3/2022). Baca juga: Rumah Isolasi Mandiri Bakal Dipasangi Stiker Khusus

Dijelaskan Dinkes DKI, exit test merupakan tes dalam menentukan selesainya masa isolasi mandiri. Tes tersebut bisa dilakukan setelah lima hari terindikasi covid-19.

Perlu ditekankan, tes hanya berlaku sekali setelah H+5 terindikasi positif. Setelah itu, dalam sepuluh hari secara otomatis keterangan pada aplikasi PeduliLindungi akan berubah menjadi warna hijau atau dinyatakan terbebas Covid-19.

"Jika tidak dengan tes PCR. Status warna di PeduliLindungi akan otomatis hijau pada (H+10) atau 10 hari setelah positif Covid-19," katanya.

Aturan tersebut berlaku bagi pasien yang telah terindikasi positif serta tengah melakukan isolasi Mandiri pertanggal 22 Februari 2022 hingga seterusnya. Baca juga: Rapid Test Reaktif, Haikal Hassan Diminta Isolasi Mandiri
(mhd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
3 Kasus Positif Hantavirus...
3 Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspect Masih Dipantau
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Pramono Minta Dinkes...
Pramono Minta Dinkes Tetap Antisipasi Super Flu meski Belum Ditemukan di Jakarta
Dinkes Klaim Belum Temukan...
Dinkes Klaim Belum Temukan Kasus Super Flu di Jakarta