floating-Penjelasan Densus 88...
Penjelasan Densus 88 Terkait Ditembaknya Dokter Sunardi
Penjelasan Densus 88...
Penjelasan Densus 88 Terkait Ditembaknya Dokter Sunardi
Jum'at, 11 Maret 2022 - 14:54 WIB
JAKARTA - Media sosial (medsos) ramai memperbincangkan soal kondisi fisik dari tersangka terduga terorisme Dokter Sunardi. Hingga ditangkap dan berujung ditembak oleh Densus 88 Antiteror Polri karena melakukan perlawanan.

Baca juga: Breaking News, Munarman Ditangkap Densus 88

Di medsos yang hingga kini menjadi trending topic di Twitter, Netizen ramai mempertanyakan perlawanan dari Dokter Sunardi. Pasalnya, ia disebut menderita penyakit stroke.

Baca juga: Densus 88 Buru 3 Buronan Terduga Teroris

Menanggapi hal itu, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, tersangka tersebut melakukan perlawanan kepada petugas dengan menggunakan kendaraannya.

"Tersangka melakukan perlawanan bukan dengan fisiknya, tetapi dengan menabrakkan kendaraannya kepada petugas," kata Aswin saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (11/3/2022).

Menurut Aswin, selain menabrakan kendaraannya kepada petugas, yang bersangkutan ketika ditangkap juga membahayakan nyawa dari masyarakat lainnya pengguna jalan.

"Dan beberapa kendaraan masyarakat yang berada di jalan tersebut," ujar Aswin.

Berdasarkan pernyataan dari Humas Polri, detik-detik penangkapan seorang tersangka teroris itu bak Film Action. Pasalnya, saat hendak ditangkap SU sedang mengendarai kendaraan roda empat dengan double cabin.

Ketika mengetahui hendak ditangkap, SU berusaha melarikan diri dan melawan. Versi dari Humas Polri, perlawanan SU itu dengan mencoba kabur menggunakan kendaraannya sembari menabrak ke petugas yang menghadangnya.

Penangkapan itu dilakukan pada Rabu 9 Maret sekira pukul 21.15 WIB, di Jalan Bekonang, Sukoharjo. Karena berusaha melarikan diri, akhirnya personel detasemen berlambang burung secara spontan langsung naik ke cabin dari kendaraan milik tersangka teroris tersebut.

Tersangka SU berusaha menjatuhkan personel Densus yang berada di belakang mobilnya tersebut, dengan cara menggerakkan kendaraannya ke kanan dan kiri dalam keadaan cepat.

Melihat upaya itu, petugas Densus 88 pun telah memberikan peringatan agar tersangka tidak melakukan hal itu. Sejurus, hal itu tidak dihiraukan oleh tersangka.
(maf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
2 Brigjen Pol dan 1...
2 Brigjen Pol dan 1 Kombes Pol Dapat Penugasan di Densus 88 Antiteror dalam Mutasi Polri Terbaru
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Siswa SMP Lempar Bom...
Siswa SMP Lempar Bom Molotov ke Sekolah di Kalbar, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Kekerasan Luar Negeri