GROBOGAN - Nama Joko Suranto dielu-elukan warga di kampung halamannya. Pasalnya, pria asli Desa Jetis, Kecamatan Karangayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tersebut, rela merogoh uangnya sendiri untuk membangun
jalan di kampung halamannya.
Baca juga: Wow! Crazy Rich Grobogan, Rogoh Uang Rp2,8 Miliar untuk Bangun Jalan Rusak di Kampung Tak main-main, Joko Suranto yang kini tinggal di Jakarta, mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp2,8 miliar, untuk meperbaiki
jalan rusak di desanya sepanjang 1,8 km. Jalan tersebut dibangun dengan cara dicor beton.
Dari cerita warga di Desa Jetis, Joko Suranto ternyata bukanlah crazy rich kaleng-kaleng. Dia selama ini menekuni usaha property di Jakarta, dan dikenal sebagai orang kaya di Desa Jetis.
Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Birahi, 34 Orang Panik Digerebek saat Asyik Mesum Jelang Sahur Salah satu warga Desa Jetis, Imam Budi Kartiko mengaku sangat senang dan bangga dengan pembangunan
jalan yang dilakukan crazy rich dari desanya sendiri. "Pembangunan jalan tersebut, pastinya akan sangat membantu usaha warga di sini. Selama ini jalannya rusak berat," tuturnya.
Dia menyebut, selama ini
jalan di desanya sudah rusak parah. Banyak lubang yang selalu mencelakai pengguna jalan, utamanya saat musim penghujan. Lubang jalan tersebut, sering hanya ditutup pakai batu saja, dan kemudian rusak kembali.
Jalan yang kini tengah dalam pengecoran tersebut, merupakan
jalur perekonomian beberapa desa di Kecamatan Karangrayung. Bahkan, menjadi
jalur alternatif penghubung Kabupaten Grobogan, dengan Kabupaten Boyolali.
Proyek pengerjaan
jalan ini melibatkan warga setempat, rencananya pembangunan jalan penghubung antar desa ini akan selesai pada akhir bulan April mendatang, sehingga sebelum lebaran warga bisa menikmati akses
jalan yang sudah mulus.
Kepala Desa Jetis, Suharnanik mengatakan,
jalan penghubung antar desa tersebut merupakan
jalan milik kabupaten, yang kewenangan dan tanggungjawabnya ada di Dinas PUPR Kabupaten Grobogan. "Jalan ini sudah rusak sekitar 20 tahun, dan belum pernah diperbaiki meskipun sudah diusulkan setiap ada musrenbangdes," tuturnya.
Baca juga: Polisi Tangguhkan Penahanan Jawara yang Tumbangkan 4 Begal di Lombok Tengah Suharnanik yang juga merupakan kakak kandung Joko Suranto mengaku, adiknya merasa prihatin dengan kondisi
jalan di kampung halamannya yang kondisinya rusak parah. "Dia tahu jalan tersebut merupakan aset pemerintah daerah, tetapi demi keamanan pengguna jalan dia mengecor
jalan dengan uang pribadinya," tuturnya.
Suharnanik menambahkan, adiknya berharap ketika
jalan penghubung antar desa itu kondisinya baik, dapat mendongkrak perekonomian warga, serta tidak sampai mencelekai warga yang menggunakan jalan.
(eyt)