floating-Lunasi Utang, Krakatau...
Lunasi Utang, Krakatau Steel Bakal Rights Issue Incar Dana Segar Rp2,9 Triliun
Lunasi Utang, Krakatau...
Lunasi Utang, Krakatau Steel Bakal Rights Issue Incar Dana Segar Rp2,9 Triliun
Jum'at, 13 Mei 2022 - 18:36 WIB
JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk , Silmy Karim menargetkan dana rights issue sebesar USD200 juta atau setara Rp2,9 triliun. Target pendanaarjon ini untuk melunasi utang perusahaan senilai Rp35 triliun.

Meski langkah Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) masuk dalam skema pendanaan baru emiten baja pelat merah tersebut, Silmy belum membocorkan kapan akan rights issue.

Menurutnya, aksi menghimpun dana segara di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan dilakukan, bilamana sejumlah perencanaan strategis sudah direalisasikan lebih dulu. Hal tersebut berdasarkan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Tergantung sikon, hasil diskusi dengan Kementerian BUMN, kita benerin dulu beberapa hal, perencanaan strategis. Dan lain sebagainya setelah itu baru right issue," ungkap Silmy kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi di Krakatau Steel, Kejagung Periksa 3 Orang Saksi

Di sisi lain, Silmy tidak manafikkan kemungkinan rights issue bisa dilakukan pada semester II-2022 atau di semester I-2023.

"Semester II (2022) atau semester 1 2023, kan bisa juga ada right issue yang perusahaan, kan bisa, misalnya ada strategic partner, ada perusahaan luar negeri atau BUMN mau ngambil right issue KRAS, boleh dong," ucap dia.

Hingga akhir tahun ini, Krakatau Steel menargetkan pengurangan utang sebesar 50 persen. Silmy menyebut ada sejumlah langkah strategi yang ditempuh agar target bisa terealisasi hingga akhir tahun ini.

Adapun strategi yang dimaksud berupa divestasi aset, cash flow perusahaan, right issue, dan masuknya investor baru. Untuk divestasi aset, emiten akan melepas sejumlah bidang tanah hingga sahamnya. Adapun target pendanaan mencapai USD300 juta.

Baca Juga: Krakatau Steel Penuhi Kewajiban Pembayaran Utang Rp2,7 Triliun

Sementara target anggaran yang dihimpun dari cash flow perusahaan pada tahun ini sebesar USD250 juta. Dengan begitu, upaya pengurangan utang perusahaan yang bersumber dari aksi korporasi ini mencapai USD524 juta.

"Targetnya tahun ini, ini kan masih flid, dari divestasi itu kita bisa mendapatkan USD300 juta dari divestasi, dari aksi korporasi dan cash flow sekitar USD250 juta. Alokasi buat utang USD524 juta," ucap dia.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Perkuat Masa Depan Industri...
Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional, Danantara Bersama DPR Kawal Kinerja KRAS
KRAS Reborn: Jurus Baru...
KRAS Reborn: Jurus Baru Krakatau Steel Tinggalkan Masa Sulit, Incar Pendapatan Rp26,8 T
RUPSLB CSIS Bahas 3...
RUPSLB CSIS Bahas 3 Agenda Utama demi Penguatan Strategi dan Arah Pertumbuhan Jangka Panjang