floating-WHO: Cacar Monyet Bisa...
WHO: Cacar Monyet Bisa Diatasi Jika Kita Bertindak Sekarang
WHO: Cacar Monyet Bisa...
WHO: Cacar Monyet Bisa Diatasi Jika Kita Bertindak Sekarang
Sabtu, 28 Mei 2022 - 02:01 WIB
JENEWA - Negara-negara di dunia harus mengambil langkah cepat untuk menahan penyebaran cacar monyet (monkeypox) dan berbagi data tentang stok vaksin mereka.

Pejabat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Sylvie Briand memperingatkan hal itu pada Jumat (27/5/2022).

“Kami pikir jika kita menerapkan langkah-langkah yang tepat sekarang, kita mungkin dapat mengatasi ini dengan mudah,” ujar Sylvie Briand, direktur WHO untuk Kesiapsiagaan Bahaya Menular Global, kepada majelis tahunan badan PBB tersebut.

Baca juga: Amerika Konfirmasi 9 Kasus Cacar Monyet di 7 Negara Bagian

Monkeypox adalah infeksi virus ringan yang endemik di beberapa bagian Afrika barat dan tengah.

Baca juga: Legislator Rusia Ancam Ubah Eropa Menjadi Abu

Virus itu menyebar terutama melalui kontak dekat dan sampai wabah baru-baru ini, jarang terlihat di bagian lain dunia.

Itulah sebabnya munculnya kasus baru-baru ini di Eropa, Amerika Serikat (AS) dan negara lain telah meningkatkan kewaspadaan.

Sejauh ini, ada sekitar 300 kasus yang dikonfirmasi atau dicurigai di sekitar 20 negara di mana virus itu sebelumnya tidak beredar.

“Bagi kami, kami berpikir bahwa prioritas utama saat ini adalah mencoba menahan penularan ini di negara-negara non-endemik,” papar Briand dalam pengarahan teknis untuk negara-negara anggota.

Dia menjelaskan, “Langkah-langkah yang diperlukan termasuk deteksi dini dan isolasi kasus serta pelacakan kontak.”

Menurut dia, negara-negara anggota juga harus berbagi informasi tentang persediaan vaksin cacar generasi pertama yang juga efektif melawan cacar monyet.

“Kami tidak tahu persis jumlah dosis yang tersedia di dunia dan itulah sebabnya kami mendorong negara-negara untuk datang ke WHO dan memberi tahu kami apa persediaan mereka,” ungkap dia.

Slide presentasinya menggambarkan pasokan global vaksin virus itu sebagai "sangat terbatas."

Saat ini, pejabat WHO menyarankan agar tidak melakukan vaksinasi massal, alih-alih menyarankan vaksinasi yang ditargetkan jika tersedia untuk kontak dekat orang yang terinfeksi.

“Investigasi kasus, pelacakan kontak, isolasi di rumah akan menjadi pilihan terbaik Anda,” papar Rosamund Lewis, kepala sekretariat cacar WHO yang merupakan bagian dari Program Darurat WHO.
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Bagaimana Negara-negara...
Bagaimana Negara-negara Merespons Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius?
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Menkes: IMEDIC 2025...
Menkes: IMEDIC 2025 Jadi Forum Strategis Kembangkan Sektor Kesehatan