floating-Wakapolri Letakan Batu...
Wakapolri Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Miswandoko di Kediri
Wakapolri Letakan Batu...
Wakapolri Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Miswandoko di Kediri
Minggu, 05 Juni 2022 - 05:36 WIB
KEDIRI - Pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Sabtu (4/6/2022).

Masjid Miswandoko dengan luas kurang lebih 1.200 meter persegi dan lebar 600 meter ini diharapkan pembangunannya berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Baca juga: Profil Gatot Eddy Pramono, Wakapolri yang Bongkar Kasus Penipuan Kartu Kredit Rp81 Miliar

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak. Semoga pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto berjalan dengan lancar sampai tepat waktu," kata Wakapolri.

Masjid Miswandoko ini akan dibangun dengan konsep kearifan lokal Jawa.

"Istri saya asli Ngadiluwih. Untuk rencana pembangunan Masjid Miswandoko ini sudah lama dan hari ini bisa terealisasi," kata Gatot Eddy Pramono.

Wakapolri menjelaskan, Masjid Miswandoko ini dibangun untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan. Selain itu juga terhindar dari ajaran-ajaran radikalisme.

Baca juga: Kisah Balaputradewa, Cucu Raja Jawa yang Penguasa Takhta Kerajaan Sriwijaya

"Dibangunnya Masjid Miswandoko semoga bermanfaat tentunya untuk meningkatkan ibadah," ujarnya.

Acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Miswandoko dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter