floating-Isu PHK 1,5 Juta Pekerja,...
Isu PHK 1,5 Juta Pekerja, KSPI Minta DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law
Isu PHK 1,5 Juta Pekerja,...
Isu PHK 1,5 Juta Pekerja, KSPI Minta DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law
Senin, 13 April 2020 - 21:15 WIB
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuntut pemerintah agar lebih jujur, transparan, dan terukur dalam penyajian data buruh kena PHK akibat wabah Covid-19, dengan memilah-milah data 1,5 juta buruh yang dirumahkan dan di PHK. Misalnya dengan mengklasifikasi kategori sektor industri yang terdampak.

"Selanjutnya, kami (KSPI) meminta DPR menghentikan pembahasan Omnibus Law. Karena hal itu justru akan menambah runyam masalahnya," ujar Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Ia menegaskan agar pemerintah lebih baik berfokus pada penanggulangan corona dan ancaman darurat PHK.

KSPI juga meminta Apindo dan organisasi pengusaha lainnya, untuk tidak lagi menekan pemerintah dengan membuat kebijakan yang merugikan kaum buruh. Karena pengusaha sudah mendapatkan insentif dari pemerintah.

"Kenapa masih saja menekan buruh dengan minta upah dan THR yang dibayar tidak penuh? Seharusnya yang dilakukan pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh adalah bergandengan tangan untuk mencari solusi terbaik," lanjut Said.

KSPI menegaskan jika pembahasan Omnibus Law masih dilanjutkan, pada 30 April 2020, 50.000 buruh akan turun melakukan aksi di depan kantor DPR. Aksi juga akan dilakukan serentak di 20 provinsi yang lain di Indonesia.
(bon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis