MINAHASA SELATAN - Sekitar 20 rumah dilaporkan hanyut dan 5 rumah rusak berat akibat
ambruknya Jembatan Kambio di Kecamatan Amurang,
Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, Rabu (15/6/2022) sekitar pukul 15.00 WITA.
Rumah, restoran dan resort hanyut akibat ambruknya Jembatan Kambio di Amurang, Minahasa Selatan, Rabu (15/6/2022). Foto/MPI/Subhan SabuSelain itu sebuah restoran dan resort juga hanyut. "Data korban jiwa tidak ada, tetapi korban keluarga yang terdampak sementara didata kembali jumlah jiwa, tetapi ada seitar 25 Kepala Keluarga (KK)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Minsel, Glady Kawatu.
Baca juga: Breaking News: Jembatan Amurang Minahasa Selatan Mendadak Putus Pemkab Minsel juga sudah membuka posko induk bagi para pengungsi yang berlokasi di Kantor Lurah Lewet, dan tiga posko siaga di Uwuran Satu, di eks PGA dan di Kantor lurah
Jembatan Kambio di Amurang, Minahasa Selatan ambruk pada Rabu (15/6/2022). Foto/MPI/Subhan Sabu"Pemerintah mengimbau masyarakat yang berada di seputaran lokasi bencana karena masih ada potensi rawan bencana sesuai dengan penyampaian dari perangkat daerah terkait sehingga masyarakat yang ada di seputaran lokasi bencana kita mintakan untuk menuju ke pos-pos pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemeritah," tuturnya.
Selain itu, pemerintah menutup sementara pasar yang ada dan akan direlokasi karena kondisi di seputaran pasar mengkhawatirkan disebabkan dekat dengan lokasi bencana
Baca juga: Jembatan di Minahasa Selatan Ambruk, 12 Rumah Hanyut dan Pasar Rusak Parah "Berbagai bantuan telah berdatangan termasuk dari BPBD Provinsi Sulut. Kita tentu berharap dukungan dari semua stakeholder akan meringankan beban derita dari para korban," pungkasnya
(shf)