MAKASSAR -
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah resmi melantik Rudy Djamaluddin sebagai
Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru menggantikan Yusran Jusuf. Pelantikan digelar di Rumah Jabatan
Gubernur Sulsel , Jumat (26/6/2020).
Kegiatan yang digelar secara terbatas ini dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Sulsel maupun Pemkot Makassar. Pelantikan ditandai dengan serah terima jabatan antara Rudy Djamaluddin dan Yusran Jusuf.
Baca Juga: Rudy Djamaluddin Resmi Jadi Pj Wali Kota Makassar yang Baru Dalam arahannya,
Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah meminta
Pj Wali Kota Makassar yang baru bisa melakukan percepatan penanganan
COVID-19 . Utamanya di Kota Makassar sebagai wilayah episentrum utama penularan virus Corona di Sulsel.
Menurut Nurdin, ada tiga hal penting yang harus diselesaikan Rudy Djamaluddin selama masa jabatannya. "Ada tiga hal yang menjadi tantangan bagi Penjabat Wali Kota Makassar. Pertama selesaikan pandemi
COVID-19 ," papar Nurdin.
Dia berharap, agar
Pj Wali Kota Makassar merangkul semua stakheolder. Utamanya RT/RW sebagai garda terdepan melakukan edukasi dalam penyelesaian
COVID-19 .
"Kedua, menyiapkan skenario pasca
COVID-19 . Sekian banyak masyarakat kita yang kehilangan pekerjaan. Ini harus jadi perhatian kita. Bagaimana mendorong ekonomi kita," sambung dia.
Selain yang ketiga, Nurdin juga berharap agar Pj Wali Kota Makassar bisa segera menyusun langkah-langkah untuk optimalisasi pendapatan asli daerah. Pasalnya di tengah
COVID-19 , sumber pendapatan menurun drastis.
"Pendapatan kita menurun drastis. Padahal ini pendapatan sumber yang bisa kita kelola kembali untuk kesejahteraan masyarakat. Sekali lagi saya titip Prof Rudy ini bisa jadi perhatian," jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Beberkan Alasan Penggantian Pj Wali Kota Makassar (agn)