floating-Bertemu Pakar Pertanian,...
Bertemu Pakar Pertanian, Moeldoko Cari Solusi Soal Ancaman Krisis Pangan
Bertemu Pakar Pertanian,...
Bertemu Pakar Pertanian, Moeldoko Cari Solusi Soal Ancaman Krisis Pangan
Rabu, 20 Juli 2022 - 14:24 WIB
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima kedatangan pakar pertanian untuk mencari solusi terkait ancaman krisis pangan. Pakar pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Tualar Simarmata bertemu Moeldoko hari ini.

Dalam pertemuan tersebut Tualar Simarmata yang juga Guru Besar Fakultas Pertanian UNPAD memperkenalkan inovasi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Teknologi (IPAT BO). Menurut dia IPAT BO merupakan inovasi teknologi produksi padi terpadu melalui restorasi kesuburan lahan sawah dengan menggunakan teknik tanam kembar (twin seedling) atau juga dikenal dengan teknik jejer manten.

Dengan pemanfaatan teknologi itu, lanjut dia, akan mengurangi penggunaan bibit, menghemat penggunaan air, dan memanfaatkan pupuk berbasis organik, yaitu menggunakan kompos jerami sebagai sumber nutrisi mikroba tanah.

"Teknologi ini pernah kami terapkan di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan TNI dalam pendampingannya, dan berhasil menghasilkan 11 - 13 ton per hektare," katanya.

Baca Juga: Seminar Kebangsaan, Moeldoko Ungkap Kondisi Global yang Tengah Terjadi

Menanggapi itu, Moeldoko menyampaikan apresiasinya atas inovasi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Teknologi (IPAT BO). Dia menekankan pentingnya berbagai terobosan dan inovasi di sektor teknologi pertanian, sehingga dapat mengoptimalisasikan hasil produksi pertanian. Terlebih, dalam menghadapi ancaman krisis pangan (food security) dan mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan nasional.

"Yang harus dipikirkan adalah bagaimana diwaktu yang akan datang kegiatan pertanian dapat semakin mudah dilakukan, menghasilkan produksi yang melimpah, dan dengan ongkos produksi yang murah bagi para petani," tuturnya.

Baca Juga: Ketika Moeldoko Bicara Soal Subsidi dan Uang Negara yang Jebol

Moeldoko yang juga Ketua Umum HKTI menyebut, saat ini angka rata-rata hasil produktivitas padi baru mencapai 5-6 ton per hektare, dan perlu ditingkatkan produktivitasnya menjadi 7-8 ton per hektare. Untuk itu, diperlukan inovasi tepat guna agar produktivitas di sektor pertanian bisa lebih ditingkatkan.

"Kehadiran inovasi seperti IPAT BO sangat dibutuhkan dan perlu untuk diperkenalkan lebih luas kepada para petani kita. Inisiatif seperti ini perlu untuk diteruskan, sehingga kita mampu berdaulat pangan," kata Moeldoko.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026