DENPASAR -
Polresta Denpasar mendalami dugaan
kekerasan seksual yang menimpa NY, bocah empat tahun korban penyiksaan oleh
ibu kandung dan pacarnya.
Untuk membuktikan dugaan itu, polisi membawa NY ke Rumah Sakit Wangaya guna dilakukan visum et repertum. "Hasil visum nanti yang membuktikan," kata Wakil Kasat Reskrim Polresta Denpasar AKP Wisatu Andri Pudjianto, Senin (25/7/2022).
Baca juga: Aktivis Perempuan Desak Polisi Usut Dugaan Pencabulan Bocah Korban Penyiksaan di Denpasar Sejauh ini, kedua tersangka Dwi Novita Putri (33) dan pacarnya, Yohanes Paulus Putra (38), hanya dijerat Pasal 76C Jo Pasal 80 dan pasal 76B Jo 77B UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.
Kedua pasal itu terkait tindak pidana kekerasan dan penelantaran anak. Dengan kedua pasal itu, Novita dan Yohanes cuma terancam hukuman lima tahun penjara.
Penyidikan dugaan kekerasan seksual terkait dengan ditemukannya luka akibat gigitan di payudaranya korban dan tulang paha kanan korban yang patah diduga akibat ditindih benda berat.
Baca juga: Miris, Bocah Perempuan Ditemukan Menangis di Depan Toko dengan Luka Lebam dan Kaki Patah Pudjianto menjelaskan, jika nanti hasil visum membuktikan ada tindak kekerasan seksual, pelaku bisa dijerat pasal tambahan tentang kejahatan seksual dalam UU RI Nomor 17 tahun 2016.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Denpasar telah menangkap Dwi Novita Putri (33) dan pacarnya, Yohanes Paulus Putra (38). Kedua pelaku menyiksa dan membuang bocah empat tahun berinisial NY.
NY adalah adalah anak kandung Novita. Dia dibuang oleh Novita dan Yohanes di depan toko Jalan Bedugul Denpasar, Selasa (19/7/2022).
Baca juga: Kejam, Ini Tampang Kedua Pelaku Penyiksaan Bocah Naya di Denpasar Dari hasil pemeriksaan terungkap, Yohanes menyiksa NY mulai dari menampar pipinya, memukul perut, menenggelamkan kepala korban di ember hingga membanting ke kasur.
Ditemukan juga luka gigitan di payudara kanan korban. Paha kanan bocah perempuan itu juga patah.
Novita hanya diam saja dan menonton anak kandungnya disiksa. Pagi harinya, Yohanes dan Novita membawa anaknya ke Jalan Bedugul dan ditinggalkan di depan toko hingga akhirnya ditemukan warga.
(nic)