PADANG - Upaya penertiban
pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Pantai Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, berakhir ricuh. Petugas Satpol PP Kota Padang, diserang dan dilempari batu oleh para
PKL. Baca juga: Melawan saat Ditertibkan, Ratusan Pedagang Cincau Lempar Tikar dan Kursi ke Jalan Akibat aksi pelemparan menggunakan batu yang dilakukan para
PKL tersebut, dua mobil rusak dan lima anggota Satpol PP Kota Padang, terluka akibat terkena lemparan. Menghindari kericuhan meluas, upaya penertiban
PKL tersebut untuk sementara dihentikan.
Bentrokan antara puluhan
PKL, dengan petugas Satpol PP Kota Padang, tak dapat dihindarkan lagi saat salah satu
PKL ditangkap petugas karena membawa senjata tajam. Penangkapan itu membuat puluhan
PKL mengamuk, dan menyerang petugas.
Baca juga: Konten Kreator Komedi Lucuti Baju Gadis 13 Tahun di Semak-semak lalu Dicabuli 3 Kali Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim menyebutkan, lima anggotanya mengalami luka serius, dan dua unit mobil patroli rusak. "Penertiban
PKL di kawasan pantai ini kami lakukan sebagai penegakan Perda, dan sudah ada tempat relokasi yang lebih layak untuk
PKL," tuturnya.
Baca juga: Gasak Pikap di 11 TKP, 2 Pencuri Meringis Diterjang Peluru Polisi Puluhan
PKL tersebut tidak terima adanya larangan berjualan di kawasan wisata Pantai Purus, karena beranggapan penertiban yang dilakukan tidak merata. Sementara Pemkot Padang, sebelumnya telah menyediakan tempat relokasi bagi para
PKL, agar tetap dapat berjualan di seberang kawasan Pantai Purus.
(eyt)