floating-Mahasiswa Politeknik...
Mahasiswa Politeknik Pelayaran Banten Gelar Penyuluhan Pentingnya Pengelolaan Sampah
Mahasiswa Politeknik...
Mahasiswa Politeknik Pelayaran Banten Gelar Penyuluhan Pentingnya Pengelolaan Sampah
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 23:58 WIB
BANTEN - Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan SDGs Center Poltekpel Banten melaksanakan penyuluhan pengelolaan sampah berkelanjutan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat binaan Desa Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten menggelar penyuluhan kepada 40 warga di Desa Sukadiri, Tangerang, Banten, Kamis (18/8/2022).

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan dan pencegahan pencemaran baik di lingkungan sekitar ataupun di laut.

Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan Perikanan di Indonesia, Lulusan Banyak Diminati Perusahaan Asing

Direktur Poltekpel Banten, yang diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Cholis Imam Nawawi, S.SiT.,M.Si mengatakan, pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.

Penyuluhan ini turut melibatkan tim dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M),Sustainable Development Goals (SDGs) Center, Dosen Politeknik Pelayaran Banten serta

bekerja sama dengan Mountcare Indonesia.

”Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang harus diadakan oleh lembaga atau instansi akademik selain program pendidikan dan penelitian sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ucap Cholis.

Baca juga: Keren! 4 Mahasiswa ITS Juarai Kompetisi Desain Berskala Internasional di Bali

Salah satu upaya yang dilalukan dalam kegiatan ini dalam Pengelolaan sampah berkelanjutan adalah dengan penanganan sampah yang berbentuk sampah plastik yang dihasilkan dari sampah dari bekas sisa minuman kemasan, dengan menggunakan Aplikasi Mountcare.

Poltekpel Banten juga menggandeng Narasumber langsung dari Mountcare Indonesia untuk memberikan sosialisasi penanganan sampah dengan cara penggunaan melalui Bank sampah digital. Dengan menggunakan Aplikasi ini harapannya dapat mendorong mengurangi sampah sekaligus mempunyai nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan tujuan mengurangi sampah.

”Kami berharap peserta yang hadir di acara penyuluhan ini, dapat menyampaikan dan membagikan informasi dan pengetahuan kepada keluarga, serta tetangga mereka yang tidak bisa ikut hadir,” imbuhnya.

Selain ilmu dan pengetahuan baru, Desa Sukadiri juga mendapatkan sumbangan dari Poltekpel Banten berupa tempat sampah Organik dan Non Organik sebanyak 40 buah. Serta 2 tempat bank sampah Digital.

”Dalam penyuluhan ini SDGs Center Poltekpel Banten mendukung kesuksesan SDGs empat kualitas pendidikan dan SDGs 15 Kehidupan Ekosistem di daratan,” tutup Cholis.
(mpw)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun