floating-Pasukan Taliban dan...
Pasukan Taliban dan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan, Ini Sebabnya
Pasukan Taliban dan...
Pasukan Taliban dan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan, Ini Sebabnya
Minggu, 18 September 2022 - 01:01 WIB
ISLAMABAD - Baku tembak pecah antara pasukan Taliban Afghanistan dan Pakistan pekan ini di perbatasan antara kedua negara.

Taliban mengklaim bentrok itu dipicu Pakistan yang membangun satu pos militer.

Bentrokan terjadi di perbatasan di Provinsi Paktia Afghanistan dan wilayah Kurram Pakistan awal pekan ini. Insiden itu dilaporkan menyebabkan jumlah korban yang tidak jelas di kedua belah pihak.

Menurut pernyataan pada Rabu oleh juru bicara Taliban Bilal Karimi, "Pasukan Pakistan mencoba mendirikan satu pos militer di dekat garis perbatasan, setelah itu pihak berwenang Afghanistan berusaha mendekati dan berbicara dengan para pejabat Pakistan.”

Baca juga: China Dituding Bersiap Rebut Taiwan pada 2027

“Namun mereka tampaknya ditembaki. Kedua belah pihak terlibat baku tembak, yang mungkin mengakibatkan hilangnya nyawa," ujar Karimi.

Juru bicara tersebut menyatakan pemerintah Afghanistan sedang menyelidiki masalah ini dan mengungkapkan kepemimpinan kedua negara telah berhubungan untuk memastikan insiden seperti itu tidak terulang.

Namun, pihak militer Pakistan mengklaim "teroris dari dalam Afghanistan" menembaki pasukan Pakistan yang ditempatkan di Kurram, yang mengakibatkan "korban besar" bagi para pemberontak itu.

Baca juga: Hamas Ingin Pulihkan Hubungan dengan Arab Saudi

Pernyataan itu menambahkan, "Pakistan mengutuk keras penggunaan tanah Afghanistan oleh teroris untuk kegiatan melawan Pakistan dan mengharapkan pemerintah Afghanistan tidak akan mengizinkan melakukan kegiatan seperti itu di masa depan."

Selain bentrokan itu, Islamabad juga dilaporkan meminta pemerintah Taliban mencari dan menangkap Masood Azhar, kepala kelompok teroris yang ditunjuk PBB, Jaish-e-Muhammad (JeM), yang menurut Pakistan mencari perlindungan di Afghanistan.

Namun, Taliban membantah kehadirannya di Afghanistan, menekankan dalam pernyataan, "Imarah Islam Afghanistan tidak mengizinkan oposisi bersenjata di wilayahnya untuk beroperasi melawan negara lain."

Taliban meminta Islamabad dan "semua pihak menahan diri dari tuduhan semacam itu yang tidak memiliki bukti dan dokumentasi. Tuduhan media semacam itu dapat berdampak buruk pada hubungan bilateral."
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas