KEDIRI - Video aksi
perangkat Desa Kedak, Kabupaten Kediri, mengusung jenazah untuk
dimakamkan viral di media sosial. Para
perangkat desa tersebut, terpaksa
memakamkan jenazah warganya, karena tidak ada yang memakamkannya.
Baca juga: Menko PMK Ingatkan Perangkat Desa: Semua Warga Harus Diikutkan BPJS Kesehatan Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut, memperlihatkan sejumlah
perangkat desa sedang mengusung jenazah menuju
pemakaman. Dalam video tersebut juga terdapat keterangan yang menyebutkan tidak ada warga yang turut mengantarkan ke
pemakaman. Kepala Desa Kedak, Sunarti mengatakan, awalnya dirinya bersama para
perangkat desa sedang bertugas di balai desa, lalu mendapatkan informasi salah seorang warga bernama Supartono meninggal dunia.
Baca juga: Terlanjur Lepas Baju dan Mandi Keringat di Ranjang Hotel, 4 Pasangan Mesum Panik Digedor Petugas "Karena ada kabar duka dari warga, akhirnya saya mengajak para
perangkat desa untuk ke rumah duka menyampaikan duka cita. Sesampai di rumah duka, ternyata kondisi keluarga almarhum mengalami keterbelakangan mental dan kesulitan ekonomi," ungkap Sunarti.
Melihat kondisi yang ada di rumah duka, akhirnya Sunarti meminta para
perangkat desa melakukan langkah cepat untuk pemulasaran jenazah. Selain itu, warga yang tinggal di sekitar rumah duka, hanya didominasi kaum perempuan, sementara para lelakinya sedang bekerja.
Usai proses pemulasaran jenazah selesai, para
perangkat desa ini akhirnya berinisiatif mengusung keranda dan mengantarkan jenazah ke
pemakaman. Sementara, warga laki-laki yang ada, menggali kubur untuk menyiapkan
pemakaman. Baca juga: Tangis Pecah di Pemalang, Ratusan Pelayat Iringi Pemakaman Ibu Muda Korban Pembunuhan Aksi para
perangkat Desa Kedak, Kecamatan Semen tersebut, mendapatkan respons beragam dari para pengguna media sosial. Namun, banyak juga yang memuji langkah para
perangkat desa untuk melayani jenazah warganya tersebut.
(eyt)