MANADO - Pelaku usaha produktif di Kota Manado, terus diupayakan untuk mendapatkan pasokan
solar bersubsidi. Upaya ini dilakukan Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), demi keberlangsungan usaha-usaha produktif milik masyarakat.
Baca juga: Nelayan Sendang Biru Malang Tak Kekurangan Pasokan Solar "Kita mengalokasikan
solar subsidi itu ke transportasi umum, dan juga ke nontransportasi, nelayan, UMKM, dan pertanian," kata Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman di Manado, Rabu (28/9/2022).
Saleh mengemukakan, tentang contoh agar cara alokasi
solar subsidi untuk nelayan tempat sasaran. "Ini usaha-usaha produktif, kita harus dukung. Kita harus penuhi kebutuhan mereka, ya kan. Jadi yang produktif itu kita berupaya untuk terus memenuhi," ujarnya.
Baca juga: Asyik Bersetubuh Bertiga di Kamar Hotel, 2 Pria dan 1 Gadis Belia Tanpa Baju Panik Digedor Petugas Dia juga mengajak pengguna BBM
solar untuk sektor transportasi berhemat. Dicontohkannya, pemberian alokasi BBM untuk nelayan yang masih ditemukan ketidaktepatan. "Jadi untuk nelayan agar bisa mendapatkan
solar subsidi itu wajib hukumnya mendapatkan rekomendasi dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)," katanya.
Dia menjelaskan SKPD sudah mengatur tentang format yang mencakup volume, pengambilan di SPBU, termasuk ukuran kapal 5 GT (gross ton) dan 30 GT. Hanya saja, kata dia, kadang-kadang hal seperti ini belum diterapkan di lapangan. "Ada pula yang mungkin tidak melaut, malah minta (BBM bersubsidi, red.). Nah, ini kan hal-hal yang perlu kita perbaiki bersama," ujarnya.
Baca juga: Dianiaya Oknum Polwan, Wanita Cantik Diperiksa Propam Polda Riau Ia mengatakan BPH Migas akan berupaya memenuhi kebutuhan nelayan dan UMKM sebagai bagian mewujudkan "Sulut Bangkit Bersama, Sejahtera Bersama". "Merekalah penggerak ekonomi," ujarnya.
(eyt)