floating-Tommy Soeharto-Muchdi...
Tommy Soeharto-Muchdi PR Siap Berebut Kursi Ketum Berkarya
Tommy Soeharto-Muchdi...
Tommy Soeharto-Muchdi PR Siap Berebut Kursi Ketum Berkarya
Senin, 06 Juli 2020 - 13:21 WIB
JAKARTA - Partai Berkarya akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan, Sabtu 11 Juli mendatang.

Ketua Steering Committee (SC) Munaslub Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang mengatakan, ada dua calon yang bakal bertarung di Munaslub Partai Berkarya.

Keduanya adalah calon petahana Hutomo Mandala Putra (HMP) atau dikenal dengan Tommy Soeharto dan Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Muchdi Purwoprandjono (MPR) alias Muchdi PR.

Tommy Soeharto merupakan Ketua Umum (Ketum) Partai Berkarya saat ini, sedangkan Muchdi PR sebagai wakil ketua umum. "HMP dan MPR," kata Badaruddin Andi Picunang kepada SINDOnews, Senin (6/7/2020).

(Baca juga: Partai Berkarya Usul Parliamentary dan Presidential Threshold Dihapus )

Dia mengatakan, pemilihan nantinya berdasarkan paket ketua umum dan sekretaris jenderal. Namun, dirinya belum mengetahui siapa yang bakal menjadi calon sekretaris jenderal pendamping Tommy Soeharto maupun Muchdi PR.

"Belum tahu, belum mendaftar. (Tommy Soeharto-red) Bisa saja paketnya PBS (Priyo Budi Santoso-red) lagi," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya ini.

Sekadar diketahui, Tommy Soeharto bersama Partai Berkarya mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019 lalu. Sedangkan Muchdi PR memilih mendukung Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
(dam)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kader Partai Berkarya...
Kader Partai Berkarya Diminta Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Terima SK dari Kemenkum,...
Terima SK dari Kemenkum, Muchdi PR Kembali Pimpin Partai Berkarya hingga 2030
Muchdi PR Tunjuk Anak...
Muchdi PR Tunjuk Anak Muda Jadi Sekjen Partai Berkarya
Datangi Kementerian...
Datangi Kementerian Hukum, Partai Berkarya Minta Hasil Munas I Disahkan
Datangi Kemenkum, Partai...
Datangi Kemenkum, Partai Berkarya Protes SK Kepengurusan Baru yang Dinilai Janggal