BATAM - Para pengurus RT, RW, Posyandu, dan PKK di Kabupaten Natuna, tersenyum semringah karena mendapatkan
bantuan insentif dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Bantuan juga diberikan kepada siswa berprestasi, dan transportasi laut untuk pelajar.
Baca juga: Gubernur Kepri Beri Insentif 418 RT dan 178 RW di Kepulauan Anambas Total
bantuan insentif yang diserahkan Ansar Ahmad di Kabupaten Natuna, mencapai Rp2 miliar. Ansar Ahmad mengatakan, pemberian
bantuan insentif untuk RT dan RW merupakan hal yang wajar, karena telah membantu Pemprov Kepri dalam melakukan pembinaan ke masyarakat selama masa pandemi Covid-19.
"
Bantuan insentif ini diberikan sekali dalam setahun. Insya Allah tahun depan akan diberikan pada Ramadhan, menjelang hari raya agar bisa meringankan beban bapak ibu," ujar Ansar Ahmad.
Baca juga: Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung Penjaga Tanah Jawa yang Misterius Anshar Ahmad menambahkan, nominal
bantuan insentif yang diberikan kepada RT dan RW pada tahun depan belum bisa disampaikan. Pemerintah akan menyesuaikan pemberian
bantuan insentif tersebut dengan kondisi anggaran Provinsi Kepri. "Saya belum berani mengatakan naik atau turun, karena kondisi anggaran kita sekarang cukup prihatin," katanya.
Selain
bantuan insentif untuk RT dan RW, Pemprov Kepri juga menyerahkan bantuan operasional Posyandu di Natuna. Posyandu merupakan pelayan kesehatan tingkat dasar untuk masyarakat, khususnya dalam pelayanan imunisasi serta pemenuhan gizi anak-anak guna meminimalisir kasus stunting.
Baca juga: Dampak Tragedi Kanjuruhan, Pemain PSM Libur hingga November Menurutnya, pelayanan Posyandu yang bagus dapat meminimalisir beban Puskesmas dan rumah sakit. Hal ini tidak terlepas dari peran besar Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Natuna. "Kalau Posyandu bagus, pasti beban Puskesmas dan rumah sakit menurun. Ini ibu PKK yang punya peran besar dan saya lihat Posyandu di Natuna sudah baik," katanya.
Sementara itu, Pemprov Kepri juga memberikan bantuan kepada siswa berprestasi dan transportasi laut siswa di Kabupaten Natuna. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat bagi anak-anak yang membutuhkan bantuan transportasi dari rumah ke sekolah karena harus menyebrangi laut.
Jumlah bantuan masing-masing RT dan RW senilai Rp1,2 juta, bantuan operasional Posyandu Rp5 juta untuk masing-masing Posyandu, bantuan Rp384,3 juta untuk transportasi laut siswa dan bantuan siswa berprestasi di Natuna. "Total seluruh bantuannya sekitar Rp2 miliar," paparnya.
(eyt)