floating-Sempat Terkena Longsor,...
Sempat Terkena Longsor, PT KAI Pastikan Jalur Selatan Bisa Dilalui Kembali
Sempat Terkena Longsor,...
Sempat Terkena Longsor, PT KAI Pastikan Jalur Selatan Bisa Dilalui Kembali
Rabu, 26 Oktober 2022 - 11:16 WIB
BANDUNG - PT KAI Daop 2 Bandung memastikan jalur selatan kereta api bisa dilalui kembali, setelah longsor di Lintas Cipeundeuy-Cirahayu. Longsoran telah dibersihkan, sehingga kereta api bisa berjalan normal kembali.

"Sekarang sudah bisa dilalui. Tadi malam penanganan selesai pukul 23.30 WIB," kata Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, Rabu (26/10/2022). Baca juga: Banjir dan Angin Kencang Landa Jabar, BMKG Warning 3 Daerah Ini

Setelah bisa dilalui, KAI Daop 2 Bandung langsung melakukan berbagai upaya untuk memulihkan perjalanan kereta api di lokasi tersebut. Penanganan dilakukan baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA. KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan.

Sebelumnya, terjadi gangguan perjalanan KA akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalan Cipeundeuy - Cirahayu, Selasa (25/10) pukul 20.10 WIB. "Longsoran berada di Km 240+4/5, Km 239+6/7, 236+9/0 dan Km 238+4/5 yang terdapat amblesan sepanjang 5 m, 239+4/5 retakan, " jelas Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan dilokasi tersebut sebelumnya diguyur hujan seperti diketahui saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi di wilayah Jawa Barat. Baca juga: Keluarga Berharap Syahid, 3 Korban Tertimbun Longsor Sukabumi Dimakamkan

Terdapat beberapa KA yang terdampak gangguan alam tersebut yaitu KA Turangga (Bandung - Surabaya Gubeng), KA Serayu (Purwokerto-Pasarsenen), KA Lodaya (Bandung-Solo balapan) dan KA Parcel Selatan (Bandung - Surabaya). Sementara itu KA Mutiara Selatan relasi Bandung - Surabaya Gubeng dialihkan perjalanannya, memutar melewati jalur utara.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat adanya gangguan alam berupa longsor dan amblesan di wilayah tersebut. Semoga gangguan alam ini segera teratasi agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal serta perjalanan kereta api dapat beroperasi kembali dengan lancar,” tutup Kuswardojo.
(don)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global