JAKARTA -
Pandemi Covid-19 membuat tren
belanja online masyarakat urban terus meningkat. Snapcart, aplikasi online untuk riset pasar menyebutkan, momentum
Ramadhan dan
Lebaran merupakan bulan berbelanja online paling tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Selama Ramadan dan Lebaran 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, berbelanja online semakin menjadi pilihan utama konsumen Indonesia.
(Baca juga: Mengenal Wabah Bubonic yang Terjadi di Mongolia, China )Menurut Direktur Snapcart, Astrid Wiliandry, riset dilakukan terhadap konsumen yang berbelanja di platform
e-commerce seperti
Shopee ,
Bukalapak ,
Tokopedia , Blibli, JD.ID, Akulaku, OLX,
Zilingo dan Sociolla. "Di saat kebijakan
physical distancing telah diberlakukan, masyarakat mencari opsi lain yang lebih aman bagi mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dari rumah," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (7/7).
Survei Snapcart dilakukan terhadap 1.000 responden di seluruh Indonesia. "Sebanyak 77% perempuan mengaku memilih berbelanja di
Shopee , dibanding laki-laki 52%. Ini berbeda dengan
Tokopedia yang lebih disukai konsumen laki-laki 22%, dibanding perempuan 9%. Juga
Lazada yang lebih disukai konsumen laki-laki 14%, dibanding perempuan 10%. Dan
Bukalapak yang juga lebih disukai laki-laki 9% dan 2% perempuan," ungkap Astrid.
Untuk semakin meningkatkan awareness konsumen selama
Ramadhan dan
Hari Raya Lebaran 2020 lalu yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, semua situs belanja online menambah berbagai fitur baru, aplikasi jualan baru yang menarik, dan menawarkan program serta
gimmick baru di portalnya.
Hasil riset Snapcart yang berlangsung selama pandemi ini juga menunjukkan,
Shopee merupakan e-commerce yang paling sering digunakan dalam berbelanja selama
Ramadhan dan
Lebaran 2020 . Kemudian
Tokopedia (15%),
Lazada (12%), dan
Bukalapak (5%). Sebanyak 58% konsumen di Jabodetabek memilih Shopee sebagai situs belanja online yang paling diingat, kemudian 16% konsumen memilih berbelanja di
Tokopedia , 12% konsumen memilih Lazada, dan 4% konsumen memilih Bukalapak.
Menurut Astrid, konsumen di Indonesia lebih memilih berbelanja di
e-commerce yang memiliki ragam produk yang lebih menarik dan tawaran harga yang lebih kompetitif.
Shopee dinilai unggul karena terus melengkapi platformnya dengan fitur yang memperpanjang
time spent dan
engagement di dalam aplikasinya.
(Baca juga: Agar Selalu Sehat dan Bugar, Seorang Ayah Perlu Lakukan Lima Hal Ini )"Kreativitas membuat fitur-fitur baru sangat penting dalam membangun komunikasi dengan
konsumen online , agar mereka tidak mudah bosan dan terus ada sesuatu yang baru dan menarik," ujar Astrid.
Penawaran diskon
belanja masih yang paling disukai, baik dalam bentuk
cashback atau hadiah belanja. Para milenial juga menyukai fitur-fitur berbentuk
flash games karena lebih interaktif.
(nug)