PADANGSIDIMPUAN - Situasi mencekam terjadi di Jalan Tamrin, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Sabtu (26/11/2022). Hujan batu mewarnai upaya penertiban
Pedagang Kaki Lima (PKL), hingga mengakibatkan dua orang terluka parah.
Baca juga: Penertiban PKL Diwarnai Ketegangan, Petugas Gabungan Diamuk Pedagang Puluhan
PKL yang menolak upaya penertiban, nekat melempari petugas Satpol PP Kota Padangsidimpuan, menggunakan batu.
PKL memprotes keras upaya penertiban tersebut, hingga terlibat kericuhan dengan anggota Satpol PP.
Upaya meredam emosi para pedagang yang dilakukan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri, tak juga membuahkan hasil. Puluhan
PKL yang rata-rata ibu-ibu tersebut, merangsek maju dan memprotes penertiban yang dilakukan petugas.
Baca juga: Memilukan! 56 Guru Meninggal Akibat Gempa Dahsyat Cianjur Penertiban
PKL yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Padangsidimpuan tersebut, bertujuan mengembalikan fungsi jalan, sehingga dapat mengurai kemacetan lalu lintas. Selain itu, petugas juga menertibkan bangunan liar yang digunakan sebagai lapak berjualan.
Salah satu saksi mata, Aswar Fauzi mengaku, situasinya mencekam karena ada aksi lemparan batu di tengah penertiban
PKL. "Ada dua orang yang terluka di bagian kepala, akibat pelemparan. Korban adalah anggota Satpol PP dan warga," tuturnya.
Baca juga: Air Mata Bahagia Leni Pecah, Cucu Tersayang Bisa Operasi Hernia Gratis Dibantu MNC Peduli Upaya penertiban
PKL di Jalan Tamrin Kota Padangsidimpuan tersebut, akan terus dilakukan oleh Pemkot Padangsidimpuan. Para
PKL yang berjualan di Jalan Tamrin, akan direlokasi ke sejumlah pasar tradisional.
(eyt)