DEMAK - Warga Desa Prampelan, Sayung, Demak, Jawa Tengah menggelar salat berjamaah di atas meja lantaran masjid masih tergenang banjir. Genangan
banjir Demak pada tahun ini lebih tinggi dari sebelumnya.
Walau tergenang banjir, warga Desa Prampelan tetap khusuk melaksanakan
salat berjamaah di masjid Al Muttaqin. Lantaran lantai masjid masih tergenang air, mereka pun salat di atas meja.
Baca juga: Miris, Tak Ada Salep untuk Gatal, Korban Banjir Demak Terpaksa Obati Kulit Pakai Solar Kendati salat di atas meja yang di bawahnya ada genangan air, warga khusuk melaksanakan ibadah.
Imam Masjid Al Muttaqin, Kiai Mansur menyatakan, sejak Sabtu (31/12/2022) lalu lantai Masjid Al Muttaqin tergenang air hingga 40 centimeter.
Warga pun berinisiatif tetap melaksakan salat berjamaah di masjid dengan beralaskan meja.
"Sedangkan jadwal pengajian yang biasanya digelar rutin terpaksa ditunda karena terbatasnya meja untuk tempat duduk saat lantai masjid tergenang air," ujarnya, Rabu (4/1/2023).
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Banjir di Demak Meluas Pada hari ketujuh banjir melanda di Demak, debit air mulai surut hingga 40 centimeter. Kendati banjir mulai surut, namun beberapa kawasan permukiman masih tergenang air setinggi perut orang dewasa.
(shf)