floating-KSAL Tak Persoalkan...
KSAL Tak Persoalkan Kapal China Masuk Laut Natuna: Kalau Hanya Melintas Boleh
KSAL Tak Persoalkan...
KSAL Tak Persoalkan Kapal China Masuk Laut Natuna: Kalau Hanya Melintas Boleh
Senin, 16 Januari 2023 - 11:24 WIB
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL ) Laksamana TNI Muhammad Ali tak mempersoalkan kapal asing melintas di Laut Natuna Utara . Namun KSAL menegaskan kapal asing tidak boleh melakukan penangkapan ikan atau eksplorasi sumber daya lainnya.

Hal tersebut disampaikan KSAL Ali menjelaskan ihwal pengiriman kapal perang di Laut Natuna Utara usai kapal China terpantau melintasi wilayah tersebut.

"Jadi itu ada freedom of navigation di sana. Kita hanya hak berdaulat atas sumber daya laut. Jadi kalau mereka menangkap ikan atau melaksanakan eksplorasi atau eksploitasi laut, itu yang dilarang. Itu harus seizin pemerintah Indonesia. Kalau dia hanya lalu lintas itu diperbolehkan," kata Ali di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (16/1/2023).

"Jadi sampai sekarang tidak ada masalah dan tidak ada hal-hal yang menimbulkan provokasi-provokasi baru, jadi tetap aman," katanya.

Ali menegaskan bahwa Laut Natuna Utara dalam situasi kondusif. Meski begitu ia tetap mempersiapkan unsur-unsur pengamanan untuk mengantisipasi kondisi memanas terjadi di luar Laut Natuna Utara.

"Unsur-unsur kita hanya sebagai preventif dan kita sekarang berkoordinasi dengan unsur maritim lainnya seperti Bakamla, KKP," katanya.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan, KSAL Berencana Tambah Lanal dan Personel TNI AL di Papua
(abd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Laksdya TNI Hersan,...
Laksdya TNI Hersan, Mantan Ajudan Jokowi Berpeluang Besar Jadi KSAL
Menakar Peluang Dua...
Menakar Peluang Dua Jenderal Bintang 3 Jadi KSAL, Ini Prediksi Pengamat
Diplomasi Pelayaran...
Diplomasi Pelayaran Kartika Jala Krida 2026, KRI Bima Suci Lakukan Perjalanan ke 8 Negara