floating-Waskita Karya Ketiban...
Waskita Karya Ketiban Utang Jumbo Rp82,40 Triliun, Bagaimana Nasibnya?
Waskita Karya Ketiban...
Waskita Karya Ketiban Utang Jumbo Rp82,40 Triliun, Bagaimana Nasibnya?
Senin, 20 Februari 2023 - 15:51 WIB
JAKARTA - Langkah strategis disiapkan untuk menyelamatkan keuangan PT Waskita Karya Tbk, yang mempunyai utang jumbo mencapai Rp82,40 triliun. Strategi yang dimaksud berupa restrikturisasi keuangan dan usulan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN).

Baca Juga: Daftar BUMN yang Punya Utang Jumbo Puluhan Sampai Ratusan Triliun Rupiah

Selain memiliki keterbatasan modal udaha, dilansir laporan keuangan emiten konstruksi pelat merah bersandi saham WSKT itu menanggung kewajiban atau liabilitas, termasuk utang jumbo sepanjang 9 bulan pada 2022.

Pada periode tersebut, liabilitas BUMN karya ini mencapai Rp82,40 triliun melewati emiten-emiten BUMN Karya lainnya, seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko mengatakan, keuangan Waskita Karya saat ini menjadi perhatian atau fokus perbaikan Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas. Tiko memastikan perusahaan sudah masuk dalam program restrukturisasi lanjutan yang dijalankan saat ini. Salah satunya, melalui penyehatan keuangan (MRA).

"Waskita kita lakukan restrukturisasi ulang karena pendanaan mereka terbatas sekali," ungkap Tiko, Senin (20/2/2023).

Baca Juga: BEI Gembok Saham Waskita Karya Lantaran Tunda Bayar Bunga atas Utang Rp3,2 Triliun

Malalui MRA, WSKT mengajukan permohonan penghentian sementara pembayaran bunga atau standstill kepada kreditur dan pemegang obligasi selama maksimal 6 bulan ke depan, yang disampaikan saat Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).

Salah satu produk yang ditunda sementara adalah pembayaran bunga ke-15 atas Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 Seri B yang jatuh tempo pada 16 Februari 2023.

Dalam perbaikan keuangan, pemegang saham juga mengusulkan kepada Komisi VI DPR RI agar mendorong pemerintah memberikan PMN Tahun Anggaran 2023 kepada BUMN Karya tersebut.

Usulan itu akan disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat rapat kerja dengan lembaga legislatif nantinya. Hingga saat ini belum diketahui berapa nominal PMN yang diajukan Erick Thohir kepada lembaga legislatif dan Kementerian Keuangan.

"Tapi kami sedang effort untuk bisa maksimal negosiasi. Dan mungkin ada ruang untuk penambahan PMN di tahun ini, kami akan mengutamakan Waskita dan HK (Hutama Karya)," tutur Tiko.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh