JAKARTA - Sosok
Ridwan Kamil mulai dikenal di panggung politik Indonesia setelah sukses terpilih sebagai
Gubernur Jawa Barat sejak 2018 sampai 2023.
Selama masa kepemimpinannya di Jabar, pria yang akrab disapa Kang Emil itu dikenal sebagai sosok pemimpin bercorak milenial berlatar belakang akademisi.
Baca juga:
Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK, Jokowi: Proses Hukum Harus Kita Dihormati Sosoknya yang humble dan cukup humoris pun membuat banyak pengguna media sosial mengidolakan orang nomor satu di Bumi Pasundan itu. Namun, citranya yang baik di Jawa Barat itu rupanya belum mampu mengantarkannya jadi Gubernur Jakarta.
Pria asal
Bandung ini dikalahkan oleh pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. Pasangan RK-Suswono hanya mendapatkan 39,40% atau 1.718.160 suara.
Riwayat Pendidikan Ridwan Kamil
Ridwan Kamil tercatat menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Banjarsari III Bandung pada 1984. Kemudian, ia meneruskan ke jenjang pendidikan pertama di SMP Negeri 2 Bandung dan lulus pada 1987.
Baca juga:
Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK, Golkar: Biar Aparat Hukum Bekerja Kang Emil kemudian meneruskan pendidikan menengah di SMA Negeri 3 Bandung hingga lulus di tahun 1990.
Tamat SMA, ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di
Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada 1995 dengan gelar Sarjana Teknik di bidang arsitektur.
Baca juga:
Respons Ridwan Kamil usai Rumahnya Digeledah KPK terkait Dugaan Korupsi Bank BJB Kemudian, studinya dilanjut hingga S2 atau magister di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat selama dua tahun hingga memperoleh gelar Master of Urban Design pada 1999 hingga 2001.
Selama perkuliahan, ia mengandalkan bantuan beasiswa untuk menopang kuliah dan biaya hidupnya. Kamil juga bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley. Setelah lulus S2, Ridwan Kamil bekerja sebagai
arsitek di berbagai firma di Amerika Serikat.
Baca juga:
Rumah Ridwan Kamil di Bandung Sepi Usai Digeledah KPK terkait Dugaan Korupsi Bank BJB Setelah selesai S-2, Ridwan Kamil kembali ke Indonesia dan menjadi dosen tidak tetap di ITB selama 14 tahun. Ia mengajar program studi Teknik Arsitektur.
Selain menjadi dosen, pada 2004, Ridwan Kamil mendirikan Urbane, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitek, dan desain.
Itulah riwayat pendidikan
Ridwan Kamil dari mulai SD hingga meraih gelar S2 dari Universitas AS.
(nnz)