floating-RI Ajak Australia Cegah...
RI Ajak Australia Cegah Kawasan Jadi Arena Kontes Geopolitik Dunia
RI Ajak Australia Cegah...
RI Ajak Australia Cegah Kawasan Jadi Arena Kontes Geopolitik Dunia
Kamis, 10 September 2020 - 20:42 WIB
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia , Retno Marsudi menyatakan telah mengajak Australia untuk bekerjasama dengan Indonesia dan ASEAN untuk mencegah kawasan ini menjadi arena kontes geopolitik kekuatan dunia. Ajakan itu disampaikan Retno dalam pertemuan virtual Menteri Luar Negeri ASEAN dan Australia.

"Dalam pertemuan ASEAN-Australia Ministerial Meeting Indonesia mengangkat dua isu,. Pertama, ajakan kepada Australia untuk bersama-sama menjauhkan kawasan kita dijadikan “a stage of geopolitical contest"," ucap Retno, saat menggelar konferensi pers virtual pada Kamis (10/9/2020).

Isu kedua, jelas Retno, adalah menekankan kemitraan ASEAN Australia perlu ditujukan untuk menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera. ( Baca juga: Cerita WNI di Australia: Masker Mulai Tak Wajib dan Bisa Main Ski )

Retno kemudian mengatakan bahwa Asia Tenggara akan terus bekerja menciptakan perdamaian dan stabilitas berdasarkan prinsip Zona Perdamaian, Kebebasan dan Netralitas atau ZOPFAN dan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama atau TAC.

"Saya juga menyampaikan, Australia telah meng-aksesi TAC tahun 2005, dimana terdapat prinsip penolakan terhadap ancaman dan penggunaan kekerasan, komitmen untuk menyelesaikan masalah dengan cara damai, serta terus mengutamakan kerjasama. Prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat terus diterapkan, di tengah tantangan geopolitik saat ini," ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam pertemuan tersebut Australia sangat mengapresiasi pernyataan ASEAN yang dikeluarkan oleh para Menteri Luar Negeri ASEAN pada tanggal 8 Agustus mengenai pentingnya upaya untuk memelihara perdamaian di kawasan.

"Untuk kawasan yang lebih luas, ASEAN terbuka untuk melakukan kerjasama untuk menciptakan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik melalui kerjasama. Kita tadi juga sampaikan kembali penghargaan atas dukungan Australia dari sejak awal terhadap ASEAN Outlook on Indo-Pacific," tukasnya. ( Baca juga: Penanganan Corona di Indonesia Tengah Dipantau Dunia Internasional )
(esn)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo