JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara terkait alasan Presiden Prabowo Subianto mengganti atau me
reshuffle Sri Mulyani yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan (
Menkeu ). Meski begitu Prasetyo enggan menjelaskan apakah
Sri Mulyani diganti karena mengundurkan diri atau dicopot, menyusul isu pengunduran diri.
Seperti diketahui Purbaya Yudhi Sadewa resmi ditunjuk menjadi Menkeu yang baru untuk menggantikan Sri Mulyani. Mensesneg menyatakan bahwa Presiden Prabowo punya hak prerogatif dan evaluasi atas keinginan dan kinerja menteri.
"Bukan mundur, bukan dicopot. Bapak Presiden selaku Kepala Negara dan pemerintahan tentunya kita semua paham bahwa beliau memiliki hak prerogatif," kata Prasetyo usai upacara pelantikan menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Baca Juga: Tersengat Reshuffle Kabinet, IHSG Awal Pekan Ditutup Ambles 1,28% "Maka kemudian atas evaluasi beliau memutuskan untuk melakukan perubahan formasi," tambahnya.
Prasetyo menyebut, Prabowo memiliki banyak pertimbangan. "Pertimbangannya banyak. Itu kan ini (hak prerogatif) presiden," jelasnya.
Baca Juga: Profil Purbaya Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani Sambungnya Ia berharap, keputusan Prabowo menjadi kebaikan bagi Indonesia ke depan. "Pertanyaan kenapa bukan mundur atau enggak. Bismillah apa yang menjadi keputusan bapak presiden, kita doakan bersama-sama. Semoga itu menjadi keputusan yang membawa kebaikan bagi kita semua," pungkasnya.
(akr)