floating-Cukai Rokok Bakal Naik...
Cukai Rokok Bakal Naik atau Tidak di 2026, Wamenkeu: Masih Dikaji, Masih Ada Waktu
Cukai Rokok Bakal Naik...
Cukai Rokok Bakal Naik atau Tidak di 2026, Wamenkeu: Masih Dikaji, Masih Ada Waktu
Jum'at, 19 September 2025 - 08:05 WIB
JAKARTA - Pemerintah masih mengkaji kebijakan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk 2026. Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih diperlukan analisis yang mendalam soal kebijakan ini.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu menegaskan, belum ada keputusan final terkait apakah tarif cukai rokok akan naik atau tidak, meskipun target penerimaan bea dan cukai diproyeksikan meningkat.

"Masih dikaji, masih belum, kan masih ada waktu ya," kata Anggito di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (18/9).

Baca Juga: Pemerintah Perlu Libatkan Stakeholders Rumuskan Kebijakan Cukai Tembakau

Anggito menyebut target setoran Bea dan Cukai dalam postur terbaru Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN 2026 naik menjadi Rp336 triliun, lebih tinggi dari rancangan awal sebesar Rp334,30 triliun. Target ini juga meningkat 7,7% dari proyeksi 2025.

Namun Anggito belum bisa memastikan dampak kenaikan target tersebut terhadap tarif cukai rokok , sebab masih harus menunggu evaluasi 2025.

Di sisi lain, para politikus di Komisi XI DPR mendesak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tidak menaikkan tarif cukai rokok pada 2026. Mereka berpendapat bahwa industri tembakau sedang mengalami tekanan berat.

"Kan kita sudah ada kesepakatan pajak dan cukai targetnya naik. Tapi di tengah situasi seperti ini kita ingin pajak dan cukai tetap naik di satu sisi tapi tarifnya kan enggak boleh naik," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi PKB, Hanif Dhakiri.

Hanif menyarankan, pemerintah untuk mencari cara inovatif lain, seperti memberantas peredaran rokok ilegal, untuk mengejar target penerimaan. Ia juga memperingatkan, bahwa kenaikan tarif akan memperburuk masalah yang sudah ada, termasuk potensi PHK di industri padat karya ini.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino menambahkan, bahwa kenaikan tarif CHT sebesar 10% saja bisa membuat perusahaan rokok kesulitan menutup biaya produksi. Baca Juga: Pabrik Rokok Sambut Positif Pernyataan Menkeu Purbaya soal Cukai

Hal tersebut dikonfirmasi oleh data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, yang mencatat produksi rokok pada Agustus 2025 turun 9,25% dibandingkan bulan sebelumnya dan merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir, bahkan di bawah level pra-pandemi.Dengan kondisi ini, para anggota DPR berharap pemerintah tetap menahan kenaikan tarif CHT.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri