floating-Gempa Magnitudo 7,6...
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Destruktif Dikeluarkan
Gempa Magnitudo 7,6...
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Destruktif Dikeluarkan
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 10:27 WIB
MANILA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang lepas pantai di Filipina selatan pada hari Jumat (10/10/2025). Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengatakan peringatan tsunami destruktif telah dikeluarkan dan masyarakat di daerah pesisir terdekat didesak segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Menurut Phivolcs, ketinggian gelombang hingga lebih dari satu meter di atas pasang surut normal diperkirakan terjadi dalam dua jam ke depan.

Versi Pusat Seismologi Eropa-Mediterania, kekuatan gempa tersebut adalah magnitudo 7,4 dan kedalaman 58 km (36 mil).

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Filipina, Korban Tewas 72 Orang

Gempa tersebut terjadi sekitar 20 kilometer (12 mil) dari Manay di wilayah Mindanao pada pukul 09.43 (01.43 GMT), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

"Tsunami destruktif diperkirakan terjadi dengan ketinggian gelombang yang mengancam jiwa di pesisir timur negara kepulauan tersebut," imbuh Phivolcs.

"Warga pesisir di wilayah ini sangat disarankan untuk segera mengungsi ke dataran tinggi atau pindah lebih jauh ke pedalaman," lanjut Phivolcs, seperti dikutip dari AFP.

Belum ada laporan langsung mengenai kerusakan atau korban jiwa.

Gempa bumi ini terjadi hanya 11 hari setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang menewaskan 74 orang merusak sekitar 72.000 rumah di Pulau Cebu, Filipina bagian tengah.
(mas)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya