JAKARTA - Sejumlah kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (
KPK ). Merespons hal itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar
Bahlil Lahadalia memberikan instruksi kepada kader Partai Golkar yang berada di legislatif maupun eksekutif untuk bekerja sesuai aturan.
"Menyangkut instruksi kepada kader partai, kami memang dari DPP
Partai Golkar selalu meminta kepada semua kader, baik di eksekutif maupun legislatif, agar bekerja sesuai aturan. Taat pada aturan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Bahlil menginstruksikan pada semua anggota Partai Golkar, khususnya di jajaran eksekutif dan legislatif, untuk tidak mengambil satu keputusan ataupun tindakan yang melenceng dari aturan. Mereka harus menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Bahlil Buka Rapimnas Partai Golkar, Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran "Jangan ada satu keputusan atau tindakan yang melenceng dari aturan. Itu instruksi partai kepada kader partai di mana pun berada, yang telah memegang jabatan, amanah untuk rakyat, baik di eksekutif maupun legislatif," tuturnya.
Bahlil juga menyampaikan instruksi tersebut ke para kadernya yang hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (20/12/2025) ini. Rapimnas tersebut dihadiri seluruh anggota fraksi, Ketua DPD I dan pengurus DPP, Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, hingga Dewan Etik.
"Di dalam rapimnas ini forum pengambilan keputusan tertinggi nomor dua setelah Munas. Kami merumuskan berbagai langkah kinerja partai terhadap konsolidasi dan evaluasi untuk mencapai target yang sudah ditetapkan di Munas di 2029 nanti untuk pemilu," jelasnya.
Kata Bahlil, ada dua poin besar yang sudah sering disampaikan. "DPP Partai Golkar dalam masa keputusan ini mempunyai dua target besar. Pertama, mendukung pemerintahan Pak Prabowo-Gibran dengan baik dengan program-programnya. Kedua, kita sedang melakukan konsolidasi untuk meningkatkan persiapan agar Pemilu 2029 kita bisa menambah kursi yang sekarang 102 bisa di atas 102 itu," kata Bahlil.
(zik)