floating-Kisah Bolad, Mahasiswa...
Kisah Bolad, Mahasiswa Palestina yang Jadi Wisudawan Tercepat UMS dengan IPK 3,96
Kisah Bolad, Mahasiswa...
Kisah Bolad, Mahasiswa Palestina yang Jadi Wisudawan Tercepat UMS dengan IPK 3,96
Minggu, 28 Desember 2025 - 13:47 WIB
JAKARTA - Seorang mahasiswa asal Palestina , Mahmoud Amjad Muhammad Bolad, sukses mencatatkan prestasi gemilang sebagai wisudawan tercepat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96.

Bolad menyelesaikan studi pada Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris hanya dalam waktu 1 tahun 27 hari. Prestasi tersebut diraih melalui Program Beasiswa Palestina atau Muhammadiyah Scholarship for Palestinian Students to Study in Indonesia, sebuah inisiatif kepedulian Lazismu yang bekerja sama dengan Majelis Diktilitbang Muhammadiyah.

Baca juga: Kisah Ravidho, Pria Asal Riau Peraih Gelar Doktor Termuda dan Tercepat UGM

Beasiswa ini membuka kesempatan bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan jenjang sarjana hingga magister di berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia. Selama menempuh pendidikan di UMS, Bolad memperoleh beasiswa penuh dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa Palestina.

Bolad mengungkapkan, pengalaman studi di UMS menjadi momen penting dalam perjalanan akademiknya. Ia mengakui bahwa masa awal perkuliahan tidaklah mudah, terutama karena perbedaan bahasa dan budaya. Namun, suasana kampus yang kondusif serta keramahan sivitas akademika UMS dan masyarakat Solo membantunya beradaptasi dan terus termotivasi.

Baca juga: Kisah Adi, Wisudawan Terbaik Program Doktor UM dengan IPK 4

“Kesempatan ini sangat berharga bagi saya dan menjadi titik penting dalam perjalanan akademik,” ujar Bolad, dikutip dari laman Muhammadiyah, Minggu (28/12/2025).

Wakil Rektor I UMS, Ihwan Susila, menyampaikan rasa bangga atas capaian Bolad. Ihwan menilai kisah Bolad dapat menjadi inspirasi serta memperkuat peran UMS dan Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan global dan sumber daya manusia lintas negara.

Sementara itu, Manager Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Pusat, Shofia Khoirunnisa, menjelaskan bahwa program beasiswa ini juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan Baznas dan Quantum Akhyar Institute.

Baca juga: Anak Penjual Es Teh Jadi Wisudawan dengan IPK Tertinggi di UNY, Ini Kisah Betran Yunior

Program Beasiswa Palestina sendiri merupakan turunan dari Program Beasiswa Sang Surya, salah satu program unggulan Lazismu di bidang pendidikan.

“Program ini merupakan wujud komitmen Lazismu dalam merespons krisis kemanusiaan yang berkepanjangan di Palestina melalui pendekatan pendidikan,” jelas Shofia.

Selain Bolad, terdapat pula mahasiswa internasional lain yang turut diwisuda, di antaranya Ali Abdul Raoof Taha Al-Maktari asal Yaman, lulusan Program Magister Teknik Kimia.

Ali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UMS serta jajaran pimpinan universitas yang telah membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia.
(nnz)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa