floating-Menpan RB: Setiap Bulan...
Menpan RB: Setiap Bulan 40 PNS Terpapar Paham Radikal Dipecat
Menpan RB: Setiap Bulan...
Menpan RB: Setiap Bulan 40 PNS Terpapar Paham Radikal Dipecat
Minggu, 18 April 2021 - 18:36 WIB
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, hampir setiap bulan dirinya memecat dan menonjobkan PNS yang terpapar paham radikalisme.

”Dalam sebulan, pihaknya bisa memecat dan menonjobkan sebanyak 30-40 ASN, karena telah terpapar paham radikal itu. Selain itu, ada juga yang diturunkan pangkat dan dijatuhkan sanksi lainnya,” ucapnya. Baca juga: Terpapar Radikal hingga Terorisme, Tjahjo: PNS Harus Siap Dipecat

Menurutnya, hal itu merupakan bagian kecil dari PNS yang ada di Indonesia. Sedang sebagian besar lainnya, dalam tiga tahun terakhir ini, diakuinya produktivitas ASN semakin membaik dan mengalami peningkatan. "Saya masih cukup sedih, hampir setiap bulan saya memutuskan dalam sidang kepegawaian. Masih ada saja, PNS yang harus saya nonjobkan atau saya berhentikan," katanya, saat zoom meeting, Minggu (18/4/2021). Baca juga: Pantau Aroma Radikalisme PNS, Menpanrb Luncurkan ASN No Radikal

Dilanjutkan dia, para PNS itu banyak yang terpapar paham radikalisme dan terorisme. Pemahamannya tentang area rawan korupsi pun masih sangat rendah. Bahkan, ikut terlibat ke dalam jaringan dan pencandu narkotika. "Mereka punya paham radikalisme dan terorisme, dia juga tidak memahami area rawan korupsi, pengguna narkoba dan pengedar. Itu sebagian kecil PNS kita yang harus dicermati bersama," sambung Tjahjo.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi