NGANJUK - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Satgas KPK bersama Mabes Polri, terhadap
Bupati Nganjuk , Novi Rahman Hidayat, menggemparkan warga Nganjuk. Bahkan, akun grup Facebook @Info Seputar Nganjuk, ramai memperbincangkan penangkapan tersebut.
Baca juga: 8 Jam Sebelum Bupati Nganjuk Diringkus KPK, Ramai Unggahan Kecurangan Seleksi Perangkat Desa Saat warganet riuh membahas
penangkapan bupati berlatar belakang pengusaha kaya raya ini, ternyata kondisi sebaliknya terjadi di sejumlah perkantoran di lingkungan Pemkab Nganjuk. Hampir semuanya nampak lengang, termasuk Kantor Bupati Nganjuk, yang ada di Jalan basuki Rahmat No. 1.
Usai OTT, sejumlah petugas dengan pengawalan kepolisian nampak hilir-mudik di perkantoran
Pemkab Nganjuk . Sejumlah ruang kerja juga nampak disegel, dengan dipasang garis polisi serta ditempel kertas segel bertuliskan "Badan Reserse Kriminal Polri", "Direktorat Tindak Pidana Korupsi", "DISEGEL".
Anggota Limas yang bertugas jaga di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
Kabupaten Nganjuk , Reno menyebutkan, tiga mobil warna hitam datang ke kantor pada Minggu (9/5/2021) malam. "Mungkin sekitar satu jam di kantor, lalu keluar sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya.
Baca juga: Puluhan Remaja Katolik Geruduk Islamic Center Ciamis, Bersihkan Ruang Isolasi COVID-19 Sayangnya, Reno tidak banyak mengetahui siapa saja
petugas yang datang tengah malam tersebut. Dia hanya melihat mereka mengendarai tiga mobil, dan saat keluar membawa sejumlah barang-barang.
(eyt)